Jurnal Manusia dan Lingkungan
Vol 23, No 1 (2016): Maret

KONDISI SOSIAL-MASYARAKAT PADA KARAKTERISTIK FISIK LINGKUNGAN DALAM MEMPENGARUHI RISIKO LONGSOR DI KARANGSAMBUNG-KEBUMEN (Social-Population Condition on The Physical Environment Characteristics in Influence The Risk of Landslide in Karangsambung)

Puguh Dwi Raharjo (Balai Informasi dan Konservasi Kebumian Karangsambung, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Jl. Karangsambung km 19 Kebumen, Jawa Tengah 54353)
Sueno Winduhutomo (Balai Informasi dan Konservasi Kebumian Karangsambung, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Jl. Karangsambung km 19 Kebumen, Jawa Tengah 54353)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2016

Abstract

ABSTRAKFaktor fisik, sosial, ekonomi dan lingkungan memainkan peran kunci kerentanan longsor dalam menentukan risikonya. Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen merupakan daerah dengan ragam topografi dan litologi yang memiliki intensitas tanah longsor tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan sosial-masyarakat pada setiap desa di Kecamatan Karangsambung dalam mempengaruhi risiko tanah longsor. Pada penelitian ini dilakukan analisis mengenai faktor fisik lingkungan berupa pembuatan peta ancaman longsor. Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan sebagai metode dalam pembuatan peta ancaman yang diolah dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Ancaman longsor dihubungkan dengan kondisi sosial-masyarakat dan lingkungan, sehingga terlihat peranannya dalam mengurangi risiko longsor. Hasil yang diperoleh bahwa Desa Totogan, Pujotirto, Wadasmalang, Kaligending, Plumbon, Banioro dan Tlepok memiliki tingkat ancaman longsor yang tinggi. Namun kondisi sosial-masyarakat sangat baik dalam mengatasi dampak dan mitigasi bencana longsor, kecuali pada Banioro. Desa Totogan juga memiliki ancaman longsor akan tetapi kerugian lingkungan apabila terjadi longsor tidak tinggi. Kondisi sosial-masyarakat di setiap desa sangat berpengaruh terhadap risiko longsor pada Kecamatan Karangsambung yang sering terjadi longsor.ABSTRACTPhysical, social, economic and environment factors play a role in susceptibility the landslides risk. Subdistricts of Karangsambung - Kebumen is a region with diverse topography and lithology which has a high-intensity landslides. The purpose of this study was to determine the role of socio-community in Karangsambung which influencing the landslides risk. In this study, we analytedevery environmental physical factors to give the landslide hazard map. Analytical Hierarchy Process (AHP) is used as a method to processing landslides maps using Geographic Information System (GIS). The landslides hazard associated with the socio-community and the environment, visible role in reducing the landslides risk. The results obtained that the village of Totogan, Pujotirto, Wadasmalang, Kaligending, Plumbon, Banioro and Tlepok have a high-level of landslide hazard. However, the socio-community is very well in overcoming the impact and mitigation of landslides, except Banioro. Totogan also has a high-level landslide hazard but damages the environment in the event of landslides is low. Social conditions is very influential on the landslides risk which often occur in the Karangsambung Sub district.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JML

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Environmental Science Social Sciences

Description

Jurnal Manusia dan Lingkungan is published by the Center for Environment Studies, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. The journal is focused to the relationship between people and its environment that are oriented for environmental problems solving. Jurnal Manusia dan Lingkungan receives ...