Glukomanan merupakan suatu bahan baku alternatif untuk bahan dasar hidrogel yang biasanya dibuat dari turunan minyak bumi. Sumber glukomanan dapat diperoleh dari umbi porang yang tersedia melimpah di Indonesia. Salah satu metode pembuatan hidrogel adalah dengan deasetilasi glukomanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi NaOH dan rasio tepung porang murni dengan volume larutan NaOH terhadap daya gembung (swelling) hidrogel. Tahapan penelitian terdiri dari pembuatan tepung porang, pemurnian tepung porang, deasetilasi, dan analisis daya swelling hidrogel. Konsentrasi NaOH untuk penelitian ini yaitu 0,01;0,1; dan 1 M, dan variasi rasio tepung porang murni dengan volume larutan NaOH yaitu 0,01 gram/mL; 0,02 gram/mL; 0,03 gram/mL; dan 0,05 gram/mL. Dari hasil penelitian diperoleh daya swelling maksimum hidrogel didapat sebesar 1162,17% pada rasio 0,03 gram/mL dan konsentrasi NaOH 0,01 M. Pengaruh konsentrasi NaOH terhadap daya swelling didapatkan semakin besar konsentrasi larutan NaOH maka daya swelling semakin kecil, sementara daya swelling pada berbagai rasio massa tepung terhadap volume larutan pada berbagai konsentrasi NaOH memiliki kecenderungan yang sama Kata kunci: deasetilasi, glukomanan, hidrogel, larutan NaOH
Copyrights © 2015