Penelitian ini mengkaji mantra yang digunakan dalam ritual Kaghotino Kalibu dari sudut pandang semiotic riffaterre yakni suatu jenis kajian yang melihat bahasa sebagai system tanda yang bermakna. Data diperoleh dari pawang berupa tuturan mantra dengan cara direkam lalu diubah dalam bentuk tulisan. Mengingat mantra menggunakan Bahasa daerah (Muna), maka penulis menerjamahkannya terlebih dahulu ke dalam Bahasa Indonesia sesuai arti kata. Dalam mengolah data, penulis mendeskripsikan makna mantra melalui pendekatan semiotic riffaterre. Adapun Langkah-langkah kerja analisis semiotic riffaterre di antaranya; 1) ketidak langsungan ekspresi, 2) pembacaan heuristic dan hermeneutic, 3) matriks, model, varian-varian, dan 4) Hipogram. Berdasarkan kajian semiotic Riffaterre, mantra ritual kaghotino kalibu dapat dimaknai sebagai ungkapan yang berisi rayuan pada mahluk gaib agar tidak mengganggu tanaman (kebun) manusia.
Copyrights © 2023