Telah dilakukan penelitian aktivitas antioksidan tumbuhan rambutan (Nephe/ium /appace um Linn) jenis binjai, dari berbagai jenis yang terdapat di Indonesia di antaranya lebak, rapia, nona, binjai, aceh dan lain-lainnya. Tumbuhan ini merupakan salah satu bahan obat tradisional yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti demam dan disentri. Tumbuhan rambutan mengandung senyawa tannin dan polifenol yang diketahui bersifat antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan dan mengembangkan penggu naan ekstrak kulit rambutan binjai sebagai antioksidan. Metoda yang digunakan untuk ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol dan aktivitas anti oksidan ditentukan dengan pengujian terhadap 2,2-dipheny/-1-picry/ hidrazy/ (DPPH) seba gai radikal bebas dengan mengukur absorbansi DPPH pada panjang gelombang 517 nm. Hasil uji aktivitas antioksidan secara kuantitatif menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit rambutan binjai mempunyai nilai IC_ 50 sebesar 3,6945, IJglmL dan Asam askorbat sebesar 3,0467 IJglmL Dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa ekstrak etanol kulit rambutan binjai mempunyai aktivitas antioksidan yang sebanding dengan senyawa Asam askorbat
Copyrights © 2013