Monosodium glutamat (MSG) yang di Indonesia dikenal sebagai penyedap makanan dengan nama vetsin adalah garam Natrium dari asam glutamat atau L glutamic acid (GLU). Asam glutamat merupakan asam amino yang dapat disintesis tubuh dan terdapat di bahan makanan sumber protein. Asam glutamat setelah diabsorbsi, 50 % akan dipakai oleh mukosa usus halus sebagai sumber energi dan prekursor spesifik untuk biosintesis glutation, arginin, prolin di mukosa usus halus, sehingga kadarnya dalam vena porta tidak akan meningkat. Asam glutamat juga tidak menembus blood brain barrier dan plasenta. Apa yang disebut dengan Chinese restaurant syndrome (CSR) hanya suatu intoleransi terhadap MSG yang prevalensi mengenai 1 Yz - 2 % populasi. Walaupun ada juga yang menyatakan bahaya serius akibat MSG seperti asma dan kelainan di susunan syaraf, the Federation of American Societies for Experimental Biology (FASEB) dan the Federal Drug Administration (FDA) telah menyatakan MSG sebagai food additive yang aman dikonsumsi dengan jumlah normal.
Copyrights © 2009