Ebers Papyrus
Vol. 13 No. 4 (2007): EBERS PAPYRUS

Alergi Makanan

Idawati Karjadidjaja (Bagian Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
02 May 2018

Abstract

Alergi makanan dapat disebabkan oleh berbagai macam makanan baik dari hewani maupun nabati. Prevalensinya pada anak adalah 5% sedangkan pada dewasa 2 %, reaksi anafilaktik dilaporkan terjadi karena kacang-kacangan.  Makanan yang paling banyak menjadi penyebab adalah susu. telur, kacang tanah, ikan.  kerang dan kacang lainnya Buah dan sayuran juga dapat menjadi penyebab alergi. Manifestasi klinik paling banyak terJadi di kulit dan saluran nafas, manifestasi lain terjadi di saluran cerna dan kardiovaskuler. manifestasi berat mengakibatkan reaksi anafilaktik di mana terjadi hipotensi dan syok atau terjadi oedema laring. Dengan mengerti patogenesis alergi makanan dapat mencegah terulangnya reaksi alergi. Berbagai penatalaksanaan yang benartelah ditemukan dan dapat mengurangi frekuensi serangan. Caranya antara lain dengan menunda pemberian makanan penyebab alergi sampai usia bayi 1 tahun.  menghindari makanan penyebab bila telah diketahui, eliminasi makanan, food challenge, membaca label pada makanan jadi dan bila perlu membawa suntikan epinefrin untuk mengatasi reaksi anafilaktik

Copyrights © 2007






Journal Info

Abbrev

ebers_papyrus

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ebers Papyrus adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Ebers Papyrus berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine berupa artikel asli, ...