Dismenore adalah masalah ginekologi paling umum pada wanita dari segala ras, usia, dan salah satu penyebab nyeri panggul. Berdasarkan penelitian sebelumnya, menyatakan bahwa dismenore menganggu aktivitas sehari-hari. Juga, dismenore sedang dan berat secara signifikan menyebabkan depresi, insomnia, dan gangguan tidur lainnya dibandingkan yang mengalami gejala ringan hingga tanpa dismenore. Sehingga, yang mengalami dismenore primer cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih buruk dibandingkan orang normal lainnya. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh kejadian dismenore primer dengan kualitas tidur pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 102 mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019. Data diambil dengan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi, dan dianalisa menggunakan metode uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan 35,3% responden mengalami dismenore primer berat dan 49% mengalami dismenore primer. Serta, 73,5% memiliki kualitas tidur yang buruk. Terdapat pengaruh yang signifikan antara dismenore primer dengan kualitas tidur mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019.
Copyrights © 2023