Jurnal Agronomika
Vol 12 No 01 (2017): Agronomika Vol. 12 No. 01 Februari – Juli 2017

KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHA KAMBING PERAH GUNA MENDUKUNG KEDAULATAN PANGAN (Kasus Pada Sentra Peternakan Kambing Perah di Jawa Barat)

Lilis Nurlina Hasni Arief, Unang Yunasaf Anita Fitriani, Hartati Chairunnisa (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Jul 2017

Abstract

Kambing perah merupakan ternak dwiguna yang dapat menghasilkan daging dan susu sehingga dalam pengembangan usaha peternakan ini terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu usaha peternakan berbasis produk olahan susu kambing; dan usaha peternakan berbasis budidaya (bibit ternak/pedaging). Hal ini  mendorong terbentuknya karakteristik sosial ekonomi yang sarat dengan tipologi usaha, yang berimplikasi pada keberlanjutan usaha peternakan kambing perah. Adanya keberlanjutan usaha peternakan kambing perah ini dapat mendukung kedaulatan pangan karena komoditas ini tidak bersaing dengan impor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakterisitik sosial ekonomi dari tiap-tiap tipologi usaha peternakan kambing perah dan menganalisis implikasinya terhadap keberlanjutan usahanya. Guna mencapai tujuan tersebut, penelitian ini didesain menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam terhadap informan kunci (bersifat studi kasus). Data yang terhimpun kemudian dianalisis melalui 4 tahap, yaitu reduksi data, kategorisasi data, penarikan kesimpulan dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan usaha peternakan berbasis produk olahan susu kambing lebih dikembangkan pada wilayah yang dekat pusat pasar (konsumen) dan berbentuk perusahaan.  Keberlanjutan usaha lebih progresif ke arah pembibitan kambing perah guna penyediaan bibit yang baik untuk perusahaan dalam kaitannya dengan produksi susu. Dengan begitu, tanpa disadari telah terjadi konservasi bibit yang unggul.  Selain itu, dalam perkembangannya terjadi diversifikasi usaha, yakni pengembangan usaha peternakan sapi perah karena susu sapi perah diperuntukkan ke anak kambing perah (cempe); sedangkan pengembangan usaha peternakan berbasis budidaya (bibit ternak/pedaging) lebih dikembangkan pada wilayah yang dekat pusat bahan baku (produksi) dan berbentuk kelompok peternakan rakyat. Keberlanjutan usaha sangat sarat dengan kondisi permodalan dan jumlah kepemilikan ternak. Usaha peternakan yang dijalankan dianggap usaha sampingan sehingga konsep konservasi relatif terabaikan – bibit yang unggul terkadang ikut terjual.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

AGR

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agronomika, Receive scientific manuscripts of scientists / academics and practitioners in agriculture or related, could be a result of research, case studies, as well as new innovations that have never been published to support agricultural development. This journal contains the results of ...