HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
Vol 3, No 1 (2021): Desember 2021

Upaya Transformasi Masyarakat Indonesia Pada Era Masyarakat 5.0 Berdasarkan Ajaran Yesus tentang Kerajaan Allah

Stefanus Rachmad Budiman (Sekolah Tinggi Teologi INTI Bandung)
Alfredo Lamborgini Elya (Sekolah Tinggi Teologi INTI Bandung)
Dewi Juliati Bate'e (Sekolah Tinggi Teologi INTI Bandung)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2021

Abstract

The connection between the physical world and the digital world as a characteristic of Society 5.0 has triggered cultural changes in the lives of society. These cultural changes will require a different Church response, be it in a theological context as well as transformation praxis. The existing transformation efforts are often seen as partial, between prioritizing the preaching of the gospel or social responsibility. This is due to the tug-of-war effect between the two theological influences with differentiating nature (polarization) or equalizing nature (equalization) so that the transformation impact is perceived as nonoptimal. A model of transformative effort that is integrative and relevant is needed. The research tries to examine the presence of Christ in proclaiming the Kingdom of God which was not only limited to conveying the message of repentance but also involved Himself in the social struggles of society. His praxis goes beyond equalization or polarization and instead emphasizes the urgency of the integration of the two. This praxis will be offered as a society transformation model in Indonesia. This research is conducted by hermeneutic method with emphasis on historical and social analysis of certain texts of the Bible regarding the presence of the Kingdom of God initiated by Jesus.Terkoneksinya antara dunia fisik dengan dunia digital sebagai ciri dari Masyarakat 5.0 memicu perubahan-perubahan kultur dalam kehidupan masyarakat. Hal ini memerlukan respons Gereja yang berbeda, baik pada konteks teologi maupun praksis transformasi. Upaya transformasi terlihat cenderung bersifat parsial, di antara pengutamaan pemberitaan Injil atau tanggungjawab sosial. Hal ini terjadi karena adanya tarik menarik pengaruh teologi yang bersifat membedakan (polarization) ataupun  menyamakan (equalization) diantara keduanya, sehingga dampak transformasi kurang optimal. Dibutuhkan model upaya transformasi yang bersifat integratif dan relevan. Penelitian mencoba mengkaji kehadiran Kristus dalam menyatakan Kerajaan Allah tidak sebatas berita pertobatan juga melibatkan diri-Nya dalam pergumulan sosial masyarakat. Praksis-Nya  melampaui upaya ekualisasi ataupun polarisasi tetapi menekankan urgensi integrasi keduanya. Praksis ini akan ditawarkan menjadi  model transformasi masyarakat di Indonesia. Penelitian dilakukan melalui metode hermeneutika dengan memberi tekanan pada analisis historis dan sosial terhadap beberapa bagian teks tertentu dalam Injil berkenaan dengan kehadiran Kerajaan Allah yang digagas Yesus.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

huperetes

Publisher

Subject

Religion Education

Description

HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen merupakan wadah publikasi penelitian dalam bidang Teologi dan Pendidikan Agama Kristen dengan nomor ISSN: 2716-0688 (online) dan 2716-4314 (print) yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Kalimantan dengan lingkup penelitian meliputi: Teologi ...