HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
Vol 3, No 1 (2021): Desember 2021

Kompetensi Interpersonal Paulus Sebagai Pemimpin Pastoral

Franky Tambuh (STT Kalimantan)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2021

Abstract

The church as a form of organic (living) organization requires pastoral leaders who are able to carry out their duties and responsibilities professionally. The ability to carry out these duties and responsibilities involves the interpersonal competencies possessed by a pastoral leader. When paying attention to the dynamics of church leadership at this time, the church cannot be separated from the leadership crisis, specifically related to the interpersonal competence of church leaders. In the end, this has a negative impact on the ministry. This study aims to explain that the interpersonal competence of a leader is needed in pastoral ministry. The method used in the research is descriptive method with data collection techniques using literature study and biblical hermeneutic methods. Finally, through this study it was found that referring to the ministry of the Apostle Paul, by highlighting his ministry from all directions; in every way Paul showed himself as a servant of God who has interpersonal competence. A good example in ministry shows Paul's interpersonal competence identity as a pastoral leader who is strong and rooted in Christ. This makes Paul an apostle who was used by God in an extraordinary way and impacted both individuals and large groups of the churches he served.Gereja sebagai salah satu bentuk organisasi organik (hidup) membutuhkan pemimpin pastoral yang mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional. Kemampuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab tersebut menyangkut kompetensi interpersonal yang dimiliki oleh seorang pemimpin pastoral.Apabila memperhatikan dinamika kepemimpinan gereja pada saat ini, maka gereja tidak lepas dari krisis kepemimpinan, secara khusus berkaitan dengan kompetensi interpersonal pemimpin gereja. Pada akhirnya, hal ini berdampak negatif dalam pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa kompetensi interpersonal seorang pemimpin sangat dibutuhkan dalam pelayanan pastoral. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian adalah metodedeskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode studi literatur dan hermeneutik alkitabiah. Akhirnya, melalui penelitian ini ditemukan bahwa merujuk dari pelayanan Rasul Paulus, denganmenyoroti pelayanannya dari segala penjuru; dalam segala hal Paulus menunjukkan diri sebagai pelayan Allah yang memiliki kompetensi interpersonal. Teladan yang baik dalam pelayanan menunjukkan identitas kompetensi interpersonal Paulus sebagai pemimpin pastoral yang kuat dan berakar di dalam Kristus. Hal ini menjadikan Paulus seorang rasul yang dipakai Allah secara luar biasa serta berdampak, baik itu kepada pribadi-pribadi maupun kelompok-kelompok besar jemaat yang dilayaninya.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

huperetes

Publisher

Subject

Religion Education

Description

HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen merupakan wadah publikasi penelitian dalam bidang Teologi dan Pendidikan Agama Kristen dengan nomor ISSN: 2716-0688 (online) dan 2716-4314 (print) yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Kalimantan dengan lingkup penelitian meliputi: Teologi ...