Beasiswa merupakan salah satu tunjangan yang diberikan kepada siswa-siswi sebagai bantuan biaya belajar yang diberikan oleh pemerintah. Proses pemilihan calon penerima beasiswa siswa-siswi di Al-Fatih parung masih banyak kelemahan diantaranya masih menggunakan proses manual dan penilaian yang bersifat subjektif. Oleh karena itu, beasiswa seharusnya diberikan kepada siswa-siswi yang layak dan pantas untuk mendapatkannya sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan pada kantor Daerah Parung. Proses penyeleksian membutuhkan ketelitian dan waktu yang lama, karena setiap data dibandingkan satu persatu sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Penelitian ini menghasilkan nilai akhir perbandingan antara metode Topsis, SAW, dan AHP. Bertujuan untuk mencari metode terbaik dalam kasus ini, dan membantu pengambilan keputusan berdasarkan nilai alternatif terbaik.
Copyrights © 2023