Jurnal Pertanian Agros
Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli

PERAN TANAMAN REFUGIA SEBAGAI MEDIA KONSERVASI SERANGGA PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa) DESA BEGADUNG, KABUPATEN NGANJUK

Devina Cinantya Anindita (Unknown)
Aptika Hana Prastiwi Nareswari (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Dec 2023

Abstract

Chemical pesticides are one of the toxic chemicals used by farmers to control Plant Pest Organisms (OPT). Unwise use of pesticides can have a negative impact on the environment, non-target organisms and human health. Excessive use of pesticides can result in secondary pest population explosions and cause pests to become resistant. Based on the negative impact of the dangers of pesticides, one of the efforts to control pests that are environmentally friendly is to apply the principles of Integrated Pest Management (IPM). IPM principles are used with the preservation and utilization of natural enemies. Insects that act as natural enemies are very attracted to the color of flowers, so to preserve natural enemies, refugia plants can be used as a habitat for natural mosquitoes. Most of the farmers in Begadung Village still use chemical pesticides as an alternative to controlling OPT attacks. The aim of this study was to determine the role of refugia in rice and without refugia in controlling pest attacks. This study used a purposive sampling method using the yellow trap. Based on the results of the study, 3 orders and 7 families were found in rice fields with refugia while without refugia there were 2 orders and 4 families. Natural enemies found in rice plants with refugia were found in 5 orders and 15 families, while without refugia there were 6 orders with 15 families. The diversity index (H') on rice fields with refugia was 2.56 in the medium category, and on land without refugia was 2.35 which was included in the moderate INTISARI Pestisida kimia merupakan salah satu bahan kimia beracun yang digunakan oleh petani untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Penggunaan pestisida yang tidak bijaksana dapat berdampak negativf bagi lingkungan, organisme non-target dan kesehatan manusia. Penggunaan pestisda berlebih dapat mengakibatkan ledakan poulasi hama sekunder dan menyebabkan hama menjadi resisten. Berdasarkan dampak negative dari bahaya pestisida, salah satu upaya pengendalian OPT yang ramah lingkungan yaitu dengan menerapakan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Prinsip PHT yang digunakan dengan pelestarian dan pemanfaatan musuh alami. Serangga yang berperan sebagai musuh alami sangat tertarik dengan warna pada bunga, sehingga untuk melestarikan musuh alami dapat menggunakan tanaman refugia sebagai habitat bagi msush alami. Sebagian besar petani di Desa Begadung masih menggunakan pestisida kimia sebagai alternatif untuk mengendalikan serangan OPT. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran tanaman refugia pada tanaman padi dan tanpa refugia dalam mengendalikan serangan hama. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan menggunakan yellow trap. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 3 Ordo dan 7 Famili dilahan padi dengan refugia sedangkan tanpa refugia sebanyak 2 Ordo dan 4 Famili. Musuh alami yang dietmukan pada tanaman padi dengan refugia ditemukan 5 Ordo dan 15 Famili sedangkan tanpa refugia 6 Ordo dengan 15 famili. Indeks Keanekaragaman (H’) pada lahan padi dengan refugia sebesar 2,56 dengan kategori sedang, dan pada lahan tanpa refugia sebesar 2,35 termasuk kategori sedang. Musuh alami yang ditemukan yaitu predator, parasitoid, pengurai dan penyerbuk.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA ...