Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis redefinisi konsep ketahanan dalam konteks regionalisme. Ketahanan Regional sebagai isu strategis diperhadapkan dengan perbedaan kepentingan nasional dan sistem masing-masing negara anggota yang terlebih dahulu eksis. Tulisan ini kemudian menjabarkan analisis Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) dalam meneropong prospek ketahanan Regional Asia Tenggara. bergulirnya ASEAN Community (Komunitas ASEAN) di akhir tahun 2015 mengarahkan negara anggota untuk mewujudkan integrasi yang lebih mendalam. Hal ini akan interdependensi antar negara anggota akan semakin meningkat yang dapat menjadi peluang maupun ancaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketahanan regional merupakan sesuatu yang dituju oleh ASEAN. Namun tak ada Tidak ada pengertian maupun penjelasan yang operatif dari istilah tersebut. Peluang untuk membentuk ketahanan regional selalu ada, hanya saja, perlu ada solusi untuk mengatasi persoalan klasik di ASEAN ada beberapa faktor penyebab kegagalan implementasi ketahanan regional secara nyata. Pertama, adanya ego dari setiap negara anggota yang lebih mengedepankan kepentingannya sendiri. Kedua, adanya pemaknaan subyektif atas ASEAN Way, terutama prinsip non-intervensi, Ketiga, mindset dari negara anggota atas makna ketahanan regional itu sendiri yang masih bersifat sempit sehingga tidak melihat manfaatnya di masa depan ketika krisis telah terjadi.
Copyrights © 2020