Latar Belakang: Gangguan menstruasi dapat menimbulkan terjadinya gangguan sistem reproduksi yang dihubungkan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit seperti kanker rahim, kanker payudara dan infertilitas. Di mana salah satu penyakit yang menimbulkan siklus menstruasi tidak teratur dapat menyebabkan masalah pada infertilitas seorang wanita.Tujuan: Tujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres, kualitas tidur, pola makan, dan kebiasaan olahraga dengan siklus menstruasi pada mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Tahun 2019.Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini menggunakan teknik penarikan sampel probability sampling dengan menggunakan stratified random sampling. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 823 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 258 orang. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan korelasi yang signifikan antara tingkat stres dan siklus menstruasi (ρ Value = 0,049, <0,05) dan antara kebiasaan makan dan siklus menstruasi (ρ Value = 0,043, <0,05). Sementara itu, tidak ada korelasi yang signifikan antara kualitas tidur dan siklus menstruasi (ρ Nilai = 0,333,> 0, 05) dan antara kebiasaan olahraga dengan siklus menstruasi (ρ Nilai = 0,960,> 0, 05).. Kesimpulan: Oleh karena itu, ada korelasi antara tingkat stres dan pola makan pada siklus menstruasi mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat pada tahun 2019.
Copyrights © 2020