Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Drug Management Quality During the Covid-19 Pandemic at Inpatient Health Centers in Kendari City Sabarudin Sabarudin; Sunandar Ihsan; Fifi Nirmala; Rifa’atul Mahmudah
MEDULA JURNAL ILMIAH FAKULLTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALU OLEO Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46496/medula.v9i2.25466

Abstract

Background: WHO has declared Covid-19 a global pandemic after the infection case reached more than 121,000 cases. Puskesmas is the primary service closest to the community, so it has a significant role in dealing with COVID-19. The quality of health services at Puskesmas was influenced by drug management. On the other hand, the COVID-19 pandemic has resulted in changes in health services at Puskesmas. Hence, it is necessary to evaluate the quality of drug management at Puskesmas during the Covid-19 pandemic. Aims: This study aimed to evaluate the quality of drug management during the COVID-19 pandemic in all inpatient Puskesmas in Kendari City. Methods: This research was descriptive non-experimental, with retrospective data collection in all inpatient Puskesmas in Kendari City during the COVID-19 pandemic. Research subjects were indicators used by Satibi, and research objects include drug stock cards, LPLPO, RKO, and several other documents. The instruments used were observation sheets and interview guides. Results: All puskesmas were still active in proposing drugs to Fornas. The percentage of compliance of available drug items with Fornas, planning accuracy, conformity of requests, and the suitability of receipts was not up to standard. Storage according to dosage form, temperature, LASA, and FEFO were per standards, distribution accuracy, empty stock, insufficient stock, safe stock, the excess stock was not meet standards, and there were expired or damaged drugs. The suitability of the physical amount of the drug met the standard, but there were no inpatient health centers that conducted periodic drug management evaluations during 2020. Conclusion: The quality of drug management during the COVID-19 pandemic in all inpatient Puskesmas in Kendari City had not fully met the standards that have been set.
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2018 Hasrullah Hasrullah; Hariati Lestari; Fifi Nirmala
Endemis Journal Vol 1, No 1 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.479 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i1.11469

Abstract

Skizofrenia adalah gangguan mental yang parah, yang mempengaruhi sekitar 23 juta orang di seluruh dunia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko riwayat keluarga, tipe kepribadian, psikososial, dan pola asuhorang tua terhadap kejadian penyakit skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2018.Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di RumahSakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara yang tercatat sejak bulan September sampai dengan Oktober Tahun 2018.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 sampel yakni 24 kasus dan 24 kontrol, pengambilan sampel menggunakanteknik accidental sampling. Hasil penelitian pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan faktor risiko tinggi kejadianPenyakit Skizofrenia riwayat keluarga diperoleh OR = 9,471 (CI 95% 1,063-84,373) dan tipe kepribadian diperolehnilai OR = 4,857 (CI 95% 1,430-16,497), sedangkan yang bukan merupakan faktor risiko penyakit skizofrenia yaknipsikososial diperoleh nilai OR = 1 (CI 95% 0,317-3,151) dan pola asuh orang tua diperoleh nilai OR = 1,842 (CI95% 0,387-8,767). Masyarakat yang memiliki gejala-gejala penyakit diharapkan agar segera memeriksakan diri ditempat pelayanan kesehatan untuk dilakukan diagnosis dini dan pengobatan segera. Kata kunci: Skizofrenia, riwayat keluarga, tipe kepribadian, psikososial, pola asuh orang tua
ANGKA REPRODUKSI COVID-19 BULAN MARET-AGUSTUS DI KOTA KENDARI TAHUN 2020 Noor Fitria; Fifi Nirmala G; Irma Irma
Endemis Journal Vol 2, No 1 (2021): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.246 KB) | DOI: 10.37887/ej.v2i1.19641

Abstract

AbstrakCoronavirus disease 2019 atau disingkat Covid-19 adalah nama penyakit yang berasal dari coronavirus jenis betacoronavirus tipe terbaru yang menyebar begitu cepat dan agresif ke hampir seluruh belahan dunia sehingga di butuhkan suatu informasi yaitu angka reproduksi sebagai salah satu kriteria kesehatan masyarakat dalam pemberian intervensi kesehatan dan sosial selama masa pandemi Covid-19 yang berguna untuk melihat laju persebaran dan sebagai bahan pertimbangan dalam upaya menghentikan penyebaran Covid-19. Angka reproduksi merupakan rata-rata jumlah individu baru yang terinfeksi oleh individu lain yang sudah positif terinfeksi selama periode penularannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola perkembangan Covid-19 berdasarkan angka reproduksi Covid-19 bulan Maret-Agustus di kota Kendari tahun 2020. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui pola perkembangan Covid-19 berdasarkan estimasi angka reproduksi Covid-19 dengan pendekatan probabilistik. Hasil penelitian menunjukkan angka reproduksi dasar yaitu 2,25 (interval kepercayaan 95% [CI], 0,48 – 6,41), yang artinya setiap individu yang terinfeksi dapat menghasilkan 2 indiviu baru yang terinfeksi dan angka reproduksi efektif bervariasi antara 0,04 – 10,31 yang artinya setiap individu yang terinfeksi dapat menghasilkan hingga 10 individu baru yang terinfeksi. Sehingga, masih perlunya peningkatan upaya–upaya pencegahan Covid-19 untuk menekan penularan virus.Kata Kunci : Angka reproduksi, Serial Interval, Insidensi, Covid-19 
FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA MASYARAKAT DI WILAYAH PEDESAAN KABUPATEN KOLAKA TAHUN 2020 Waode Sukmawati Syukur; La Ode Muhamad Sety; Fifi Nirmala
Endemis Journal Vol 1, No 3 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.286 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i3.16828

Abstract

Abstrak Diabetes Mellitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang terjadi baik saat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau bila tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Diabetes Mellitus merupakan penyakit tidak menular dengan jumlah kematian 1,6 juta orang setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko asupan karbohidrat, aktivitas fisik konsumsi alcohol dan hipertensi terhadap kejadian Diabetes Mellitus tipe 2 di Wilayah perkotaan Kabupaten Kolaka Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berada di wilayah perkotaan yang memeriksakan diri di Poli Penyakit Dalam RS Benyamin Guluh Kolaka pada Tahun 2020. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 sampel yakni 40 kasus dan 40 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi karbohidrat dengan nilai OR= 2,500 (CI ; 1,016-6,149), aktivitas fisik diperoleh nilai OR= 1,227 (CI ; 0,505-2,982), konsumsi alcohol dengan nilai OR= 3,500 (CI ; 1,386-8,835), serta hipertensi OR yaitu 3,115 (CI; 1,247-7,781). Dari 80 sampel penelitian yang digunakan dapat disimpulkan bahwa variabel asupan karbohidrat, konsumsi alcohol dan hipertensi merupakan faktor risiko terhadap kejadian Diabetes Mellitus tipe 2 pada masyarakat di wilayah pedesaan yang berkunjung di RS Benyamin Guluh Tahun 2020.Kata kunci : Diabetes Mellitus Tipe 2, Asupan Karbohidrat, Aktivitas Fisik, Konsumsi Alcohol,Hipertensi,
HUBUNGAN POLA ASUH, PERAN MASYARAKAT DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL (PEDOFILIA) PADA ANAK DI SDN 84 KENDARI Devi Emrianti; Hariati Lestari; Fifi Nirmala
Endemis Journal Vol 1, No 2 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.905 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i2.16658

Abstract

AbstrakPedofilia adalah kecenderungan orang dewasa lebih tertarik melakukan kegiatan seksualnya dengan anak daripada dengan orang seumurannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orangtua, peran masyarakat dan peran petugas kesehatan dengan perilaku pecegahan kekerasan seksual (pedofilia) pada anak di SDN 84 Kendari. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah probability sampling dengan menggunakan simple random sampling. Populasi pada penelitian ini berjumlah 861 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 265 orang. . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara pola asuh orangtua dengan perilaku pencegahan kekerasan seksual (pedofilia) (p value = 0,077 < 0,1), ada hubungan bermakna antara peran masyarakat dengan perilaku pencegahan kekerasan seksual (pedofilia) (p value = 0,097 < 0,1) dan tidak ada hubungan bermakna antara peran petugas kesehatan dengan perilaku pencegahan kekerasan seksual (pedofilia) (p value = 0,532 > 0,1). Orangtua siswa diharapkan dapat meningkatkan pola asuh dalam mendidik anak agar dapat melakukan pencegahan kekerasan seksual (pedofilia) dengan baik, masyarakat diharapkan dapat memberikan partisipasi dalam mencegah kekerasan seksual (pedofilia) dan petugas kesehatan diharapkan agar lebih aktif dalam memberikan penyuluhan serta sosialisasi dalam upaya pencegahan kekerasan seksual (pedofilia) pada anak.Kata Kunci : Pola Asuh, Peran Masyarakat, Peran Petugas Kesehatan Dan Perilaku Pencegahan KekerasanSeksual (Pedofilia)
Identifikasi Bakteri Salmonella sp Pada Gado-Gado Yang Dijual Area Kampus Universitas Halu Oleo Tahun 2021 Anita; Ramadhan Tosepu; Fifi Nirmala G
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 3 No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 03 NOMOR 01
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gado-gado is a dish made from a variety of vegetables and uses peanut sauce to add flavor to the vegetables. The main problem with fast food like gado-gado is safety due to the lack of attention to the hygienic aspects of food handlers. During the preparation and processing of gado-gado that does not meet the requirements, such as undercooked boiling and poor sanitary conditions, it can lead to cross-contamination of gado-gado. This study aims to identify Salmonella sp bacteria in gado-gado sold in the Halu Oleo University campus area in 2021. This study uses a descriptive type of research with a sampling technique using total sampling. The results of this study showed that from 10 samples of gado-gado there were 5 (50%) samples of gado-gado that were positive for Salmonella sp bacteria and 5 (50%) samples of gado-gado were negative for Salmonella sp. The results of personal hygiene of food handlers who have bad personal hygiene are 6 or (60%) food stalls and food stalls that have good personal hygiene are 4 or (40%) food stalls. The results of the sanitation of the food stalls did not meet the requirements with a score of <65 as many as 9 or (90%) stalls and there were 1 or (10%) stalls that met the stall requirements with a score of ≥65. Studies have concluded that a hodgepodge convered by Salmonella sp is home to 5 samples of the hodgepositve that positive bacteria Salmonella sp and personal hygiene and poor decorator at 6 and sanitation of unqualified food stalls as much as 9.
Determinants of Anemia among Early Adolescent Girls in Kendari City Irfa Ekasanti; Annis Catur Adi; Mardiyono Yono; Fifi Nirmala G; Muhammad Atoillah Isfandiari
Amerta Nutrition Vol. 4 No. 4 (2020): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v4i4.2020.271-279

Abstract

Background: Adolescent girls' anemia is a public health challenge. Anemia has an impact on cognitive abilities to reduce intelligence and results in adolescent achievement is down.Objective: The purpose of this study was to analyze the determinants of anemia in early adolescent girls in Kendari City.Methods: This study used a cross-sectional design with a sample of 97 students. Data on parental characteristics, breakfast habits, nutritional status, menstrual status, and history of infectious diseases were collected by interview using a questionnaire. Data on nutrient intake (iron, protein, vitamin C) obtained through the 2x24 hour recall method then compared to the Indonesian standard (AKG). Hemoglobin level was measured using the EasyTouch heamoglobin meter device. Data analysis was done by chi-square analysis and multiple logistic regression analysis.Results: The results showed 28.9% of adolescent girls had anemia. The results of chi-square analysis obtained that there was a relationship between the incidence of anemia on mother's education (p=0.010,), parental income (p=0.017), iron intake (p=0,000), protein intake (p=0,000), vitamin C intake (p=0.023), breakfast habits (p=0.006), menstrual status (p=0.007) and history of infection diseases  (p=0,000). While the results of multiple logistic regression analysis obtained that there was a relationship between iron intake (p=0.005,OR=3.009), protein intake (p=0.007,OR=2.012), vitamin C intake (p=0.038,OR=1.167), menstrual status (p=0.002,OR=3.181) with anemia.Conclusion: The dominant determinant of anemia in early adolescent girls in Kendari City is menstrual status. It is recommended to intervene in risk factors (mother's education, parental income, iron intake, protein, vitamin C, breakfast habits, menstrual status and history of infectious disease) to reduce the prevalence of anemia among adolescent girls.
Covid-19 Prevention Zonation with Geographic Information System Based on Health Protocols in Southeast Sulawesi Arum Dian Pratiwi; Wahyu Ishaq Trisnandi; Fifi Nirmala
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 14, Nomor 1, January-June 2022
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-sihah.v14i1.28237

Abstract

Efforts to prevent COVID-19 in Indonesia include the 3M movement. This movement is a COVID- 19 Task Force campaign to do 3M (Using masks, washing hands, and maintaining a safe distance) in preventing COVID-19. In relation to health protocols, it is necessary to review a person's desire to carry out or not carry out these preventive measures, this can be reviewed in the Health Belief Model theory. During the COVID-19 pandemic, the public often obtains information based on geographic information systems regarding the zoning of the development of COVID-19 in each region. Geographic Information System is the best medium for monitoring by mapping because it has a very good ability to visualize spatial data and its attributes. The purpose of this study is to find out the zoning of COVID-19 prevention in the 3M movement based on the Geographic Information System in the people of Southeast Sulawesi in 2020. This study uses a quantitative descriptive type of research. There is 17 districts/cities, there is no red zone on the variables of vulnerability, seriousness, benefits, barriers, health motivation, and cues to act, and only 1 region has good compliance (green zone) in prevention of COVID-19 through the 3M movement. An in- depth study of the variables studied with a more detailed methodology is needed so that the results obtained can complement each other to develope of science.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN PROTOKOL COVID-19 PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN KOLAKA PROVINSI SULAWESI TENGGARA Ega Alisyah Anty; Fifi Nirmala G.; Irma Yunawati
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v3i1.26122

Abstract

Mewabahnya Covid-19 mengakibatkan seluruh dunia menjadi resah termasuk Indonesia. Covid-19 merupakan jenis virus baru dan banyak pihak yang tidak tahu dan tidak mengerti cara penanggulangan virus tersebut. Dengan mewabahnya virus corona atau Covid-19 ke berbagai belahan negara, Pemerintah Republik Indonesia membuat kebijakan protokol kesehatan yang dilaksanakan di seluruh Indonesia dengan dipandu secara terpusat oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pelaksanaan protokol Covid-19 pada masyarakat di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2020. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional. Populasi berjumlah 140.955 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling yang berjumlah 353 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara persepsi kerentanan dengan kepatuhan pada masyarakat (p-value = 1,000), terdapat hubungan antara persepsi keparahan dengan kepatuhan pada masyarakat (p-value = 0,030), terdapat hubungan antara persepsi manfaat dengan kepatuhan pada masyarakat (p-value = 0,026), tidak terdapat hubungan antara hambatan dengan kepatuhan pada masyarakat (p-value = 1,000), dan terdapat hubungan antara petunjuk bertindak dengan kepatuhan pada masyarakat (p-value = 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara persepsi keparahan, persepsi manfaat, dan petunjuk bertindak dengan kepatuhan masyarakat terhadap pencegahan Covid-19 dan tidak ada hubungan antara persepsi kerentanan dan persepsi hambatan dengan kepatuhan masyarakat terhadap pencegahan Covid-19. Kata kunci: Covid-19, kepatuhan, model kepercayaan kesehatan, protokol kesehatan
EDUKASI PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 SECARA ONLINE PADA MASYARAKAT KOTA BAUBAU Sabarudin Sabarudin; Rifa’atul Mahmuddah; Ruslin Ruslin; La Aba; Nanik Hindaryatiningsih; La Ode Nggawu; Syahbudin Syahbudin; Fifi Nirmala G.; Sari Sukmawati Kapota; Hasyim Abdillah
Jurnal Pengabdian NUSANTARA Vol 1, No 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.302 KB) | DOI: 10.33772/jpnus.v1i1.17440

Abstract

This community service aims to help the Baubau City Government improve public knowledge in preventing and fighting the Covid-19 virus. This service is done in the form of online education through social media platforms namely Facebook, WhatsApp, and Instagram. Besides, to support online socialization as a tangible form of concern for the people of the city of Baubau, the distribution of masks and hand sanitizers was carried out. The method used in this community service activity is through education using leaflets and video media about the prevention of COVID-19 transmission and the distribution of masks and hand sanitizers. Community service activities in the city of Baubau have been completed and have been socialized in the city of Baubau by conducting online socialization using leaflets and videos and providing education related to Covid-19 with the socialization activities of the Healthy Living Movement (Germas), socialization activities of the Community Movement Using Masks (Masks) Anxious), Clean and Healthy Life Behavior (PHBS) socialization activities, immunomodulatory socialization activities, socialization activities on the use of antiseptics and disinfectants, as well as activities on the distribution of fabric masks and hand sanitizers.