Jurnal Pandu Husada
Vol 1, No 3 (2020)

Perbandingan Efektivitas Povidone Iodine 10% Dengan Sari Kurma Terhadap Lama Penyembuhan Luka Bakar Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus.L) Jantan Galur Wistar

Aldi Prasetya (Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Sumatera Utara)
Ery Suhaymi (Departemen Ilmu Bedah FK UMSU, Medan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2020

Abstract

Luka bakar adalah kerusakan jaringan yang dapat disebabkan oleh panas. Antiseptik digunakan oleh masyarakat adalah povidone iodine, obat yang mengandung zat kimia atau sintetik akan menyebabkan efek samping. Masyarakat terkadang juga menggunakan tumbuhan ataupun buah-buahan. Dalam hal ini buah yang digunakan tersebut adalah kurma (Phoenix dactylifera). Kurma mengandung zat yang digunakan sebagai pengobatan yaitu flavonoid dan tannin. Flavonoid sendiri berfungsi sebagai antibakteri, Dan tanin berfungsi sebagai astringen yang dapat menutup pori-pori kulit. Untuk membandingkan efektivitas sari kurma dengan povidone iodine terhadap lama penyembuhan luka bakar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yaitu rancangan posttest with control group design untuk membandingkan efektivitas sari kurma dan povidone iodine terhadap lama penyembuhan luka bakar pada tikus jantan. Rata-rata kecepatan penyembuhan luka bakar pada povidone iodine 6,78 hari, sari kurma 9,89 hari dan kontrol 12,56 hari. Terdapat efektivitas pada sari kurma terhadap lama penyembuhan luka bakar pada tikus putih.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JPH

Publisher

Subject

Dentistry Education Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Veterinary

Description

Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) ...