Fibrosarkoma merupakan kanker jaringan lunak yang ganas dan jarang terjadi. Eksisi radikal merupakan salah satu pilihan terapi, namun defek rekonstruksi pasca eksisi harus diperhatikan.Skin graftdanskin flapmerupakan metode untuk penutupan defek. Metode skin graft dapat menyebabkan ketidaknyamanan karena pergerakan sendi terbatas dan resiko terjadinya kontraktur. Pada kasus ini, kami memilih metodeskin flapmenggunakan miokutan trapezius. Laki laki, 60 tahun datang pasca eksisi fibrosarkoma di bahu dengan ukuran 11x15 cm. Eksisi fibrosarkoma dilakukan oleh dokter bedah umum kemudian dilakukan pemeriksaan patologi anatomi. Kami menggunakanflapmiokutan trapezius vertikal dari cabang pembuluh darah servikalis transversal untuk penutupan defek. Desain rancangan yang digunakan, aksis panjang dariflap dibentuk dari pertemuan tulang belakang dan titik tengah skapula. Ujung batas dariflap sepanjang 10 cm di bawah skapula. Diseksi hingga bagian bawah fasia.Flaptrapezius kemudian dipindahkan untuk penutupan defek. Seminggu paska operasi, ditemukan nekrotik epidermis yang kecil di areaflap, sehingga tidak diperlukan nekrotomi. Pada minggu ke-3, jaringan yang sehat menggantikan area nekrotik. Hasil akhir dari tindakan, secara estetika baik, dan tidak ditemukan kontraktur. Pengamatan jangka panjang menunjukkan sedikit penurunan dari jangkauan pergerakan skapula dan fungsi bahu. Jadi, flapmiokutan trapezius vertikal dapat digunakan untuk penutupan defek bahu yang luas.
Copyrights © 2020