Teknik preservasi biakan jamur adalah hal yang penting dilakukan guna menjaga kelestarian biakan. Tujuan preservasi biakan jamur adalah memperoleh biakan dengan viabilitas masih baik dan tidak mengalami perubahan baik secara genetik maupun fenotipe meskipun disimpan dalam waktu tertentu. Preservasi jamur berdasarkan lama penyimpananya dibedakan menjadi 2, yakni preservasi jangka pendek dan jangka panjang. Preservasi jangka pendek dilakukan untuk keperluan rutin penelitian yang disesuaikan dengan kegiatan program atau proyek tertentu sedangkan preservasi jangka panjang dilakukan dalam kaitannya dengan koleksi dan konservasi plasma nutfah jamur, sehingga apabila suatu saat diperlukan, dapat diperoleh kembali. Sangatlah penting untuk memilih teknik preservasi yang tepat agar kultur jamur yang dimiliki tetap lestari, tidak hilang akibat kematian ataupun terkontaminasi. Pilihan teknik preservasi tergantung pada pentingnya koleksi, karakteristik metode, ketersediaan peralatan dan biaya pemeliharaan
Copyrights © 2023