Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat tidak luput dengan komunikasi, baik komunikasi verbal ataupun nonverbal. Ketika seseorang memiliki kesimpulan berbeda terhadap satu peristiwa yang sama, dapat dipastikan bahwa persepsi yang ditimbulkan berbeda yang melatarbelakangi dalam menerjemahkan peristiwa tersebut. Hal ini menimbulkan perbedaan yang dapat dipahami sehingga ke depannya dapat meminimalisir terjadinya kesalahpahaman yang sering berujung kepada konflik. Ketika sekumpulan manusia memulai berinteraksi satu sama lainnya lintas budaya mulai terbentuk. Adanya interaksi yang menggunakan tata cara kehidupan yang berbeda, terbentuk suatu perbedaan yang dapat menjadi milik bersama atau sebaliknya menimbulkan konflik. Dapat diketahui bahwa terdapat banyak perpaduan kebudayaan di dunia, Terjadinya proses akulturasi budaya, asimilasi enkulrasi difusi kebudayaan, hingga gegar budaya akibat interaksi budaya-budaya berbeda. Pertemuan dua atau lebih budaya berbeda dalam dunia kepariwisataan membawa implikasi terhadap keberlangsungan pertemuan tersebut. Dalam dunia pariwisata, manusia dengan budayanya berhubungan dengan manusia lain yang berasal dari budaya berbeda, berinteraksi dan bahkan saling mempengaruhi. Lintas budaya memiliki sifat dinamis sehingga akan selalu berevolusi dan memerlukan beragam pendekatan untuk dapat memahami kebudayaan.
Copyrights © 2023