Interaksi antar aktor di masa global seperti saat ini sudah semakin kompleks. Tidak hanya aktor negara sebagai satu-satunya aktor yang terlibat dalam hubungan internasional, namun saat ini aktor non-negara juga mulai terlibat dalam interaksi global. Indonesia sebagai salah satu aktor dalam hubungan internasional bekerjasama dengan Jepang dalam pembangunan proyek MRT Jakarta dengan menerima bantuan Official Development Assistance pemerintah Jepang yang disalurkan melalui Japan International Cooperation Agency. Namun, proses pengerjaan yang bertepatan dengan masa pandemi COVID-19 membuat proses pengerjaan tidak berjalan sesuai dengan rencana. Dalam penelitian kali ini, peneliti berupaya untuk mengidentifikasi apa saja masalah yang dihadapi dan bagaimana kerjasama Indonesia dan Jepang dalam proyek MRT Jakarta khususnya fase 2 dapat berkontribusi terhadap peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang dengan menggunakan teori neoliberal institusionalisme sebagai teori pendekatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Adapun hasil temuan penelitian ini adalah proyek MRT Jakarta bersifat mutual benefits bagi Indonesia dan Jepang meskipun ada beberapa hambatan yang memaksa target penyelesaian proyek MRT Jakarta fase 2 menjadi terlambat.
Copyrights © 2023