Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan Timur tepatnya ke daerah Sepaku, Penajam Paser Utara yang digagas Presiden Jokowi dan disahkan DPR RI melalui rapat paripurna pada 18 Januari 2022 diyakini memberikan dampak ekonomi, sosial dan budaya yang signifikan. Dampak yang dimaksud tidak hanya bagi kawasan yang menjadi lokasi IKN, tetapi juga untuk kawasan yang ada di sekitarnya, termasuk Kabupaten Tabalong yang berjarak kurang lebih 203 km dari kawasan IKN. Sebagai salah satu gerbang utama dari IKN baru, penting untuk mengkaji kesiapan masyarakat adat Dayak Deah dalam menyambut IKN. Penelitian dilakukan pada 06 Mei 2022 dengan menggunakan penelitian kualitatif melalui wawancara dan focus group discussion di Desa Kinarum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Dayak Deah bangga, senang, siap dan memiliki rencana kongkret. Walaupun sadar bahwa pemindahan IKN sebagai peluang sekaligus tantangan. Bagi mereka penting adanya relasi timbal balik antar pemerintah dan masyarakat, sehingga ada komitmen untuk melakukan pemberdayaan masyarakat melewati pemerintah desa, penguatan kapasitas lembaga adat, dan pengembangan Kampung Budaya. Pada akhirnya bagi mereka “Mau tidak mau, harus siap; Siap tidak siap, harus dihadapi”. Semangat gotong royong dan solidaritas bersama menjadi kekuatan dalam menghadapinya.
Copyrights © 2022