Perawat sering menjadi orang pertama yang hadir dan menolong pasien dalam kondisi darurat di dalam dan di luar rumah sakit, seperti henti napas dan henti jantung. Pengetahuan bantuan hidup dasar yang dimiliki perawat sangat menentukan angka kelangsungan hidup pasien dan tingkat kecacatan yang mungkin dialami pasien dalam kondisi kegawatdaruratan. Teknologi informasi dan komunikasi dapat diterapkan untuk membuat inovasi website media pembelajaran bantuan hidup dasar yang memungkinkan belajar secara asynchronous atau belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe media pembelajaran berbasis website, mengetahui tingkat kelayakan materi dan media, fungsionalitas input dan output, serta tingkat kegunaan prototipe. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil penelitian ini menunjukkan prototipe yang telah dikembangkan memiliki tingkat kelayakan dari segi materi dan media tergolong sangat tinggi, yaitu 90,0% dan 84,0%. Fungsionalitas input dan output berjalan sesuai dengan reaksi sistem, dan tingkat kegunaan prototipe ini secara keseluruhan sudah sangat tinggi (84,1%).
Copyrights © 2023