Prosiding Seminar Nasional MIPA Kolaborasi
Vol 2 No 1 (2020)

NISBAH KELAMIN DAN HUBUNGAN PANJANG-BERAT IKAN TAWES KEPEK SIRIP KUNING (Puntinus marginatus) BERDASARKAN TANGKAPAN DI SUNGAI ELO MAGELANG




Article Info

Publish Date
16 Jan 2020

Abstract

Ikan kepek (Puntius marginatus) adalah salah satu ikan yang terdapat di sungai Elo yangpersebarannya banyak dan sumberdaya perikanan yang memiliki potensi ekonomis diMagelang, namun untuk penelitian yang berkaitan dengan ikan tawes kepek sirip kuningtersebut belum banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rerata jenis kelamin danpola pertumbuhan ikan kepek sirip kuning yang ada di Sungai Elo yang berkaitan denganpopulasi ikan tersebut. Pengambilan sampel dilakukan di Sungai Elo pada bulan September2019 dengan alat tangkap seser. Analisis sampel dilakukan di laboratorium FakultasPertanian, Universitas Tidar. Jumlah ikan yang digunakan sampel untuk penelitian sebanyak10 ikan kepek. Hasil penelitian menggambarkan bahwa terdapat 5 ekor ikan jantan dan 5ekor ikan betina sedangkan pola pertumbuhan ikan bersifat allometrik negatif lebih banyakdaripada allometrik positif. Yellow Fin Tuna Apes (Puntius marginatus) is one of the fish found in the Elo river whichhas a large distribution and fishery resources that have economic potential in Magelang, butfor research related to yellow fin squeezed Tawes fish has not been much. This study aims todetermine the average sex and growth patterns of yellow fin fish in the Elo river associatedwith the fish population. Sampling was carried out in the Elo River in September 2019 with aseser fishing gear. Sample analysis was carried out in the laboratory of the Faculty ofAgriculture, Tidar University. The number of fish samples used for the study were 10 fish.The results of the study illustrate that there are 5 male fish and 5 female fish while the growthpattern of fish is negative allometric more than positive allometrics.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

SNMIPA

Publisher

Subject

Education

Description

Pada tahun 2016, FMIPA Universitas Negeri Semarang bersama dengan UIN Walisongo, menggagas terselenggaranya Seminar Nasional Bersama (dalam perkembangannya disebut dengan SNMIPA Kolaborasi). Pada tahun-tahun berikutnya, gagasan tentang seminar kolaborasi tersebut berkembang dan bergabunglah ...