Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pengembangan pembelajaran, guru harus mampu memilih dan memanfaatkan bahan ajar, seperti mendorong siswa untuk membaca buku-buku yang berkualitas, karena kegiatan membaca sejalan dengan proses berfikir kritis yang memungkinkan siswa untuk kreatif dan berdaya cipta. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan minat literasi siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Pangempon. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian bertempat di Sekolah Dasar Negeri 1 Pangempon. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Guru dan Peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil aktualisasi menunjukan bahwa pelaksanaan program literasi di Sekolah Dasar Negeri 1 Pangempon berada pada tahap pembiasaan. Adapun hasil dari kegiatan penelitian di sekolah dalam pelaksanaan program literasi adalah : (1) pembuatan sudut baca kelas (supermi),(2) bintang minggu ini,(3) sudut benda kesukaanku, (4) membuat sudut kreasi, (5) belajar lewat dongeng ceker mendo (cerdas kreatif melalui dongeng), (6) pohon literasi, (7)poster delapan kata ajaib. Sedangkan kendala yang dihadapi adalah kurangnya partisipasi orang tua peserta didik dalam mendukung kegiatan literasi di sekolah dan kurangnya minat baca peserta didik.
Copyrights © 2020