Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa kelas V sekolah dasar. Subjek penelitian berjumlah 42 siswa heterogen yang berasal dari kelas VA UPT SDN 23 Gresik. Penelitian ini menerapkan jenis penelitian tindakan kelas yang mengarah pada model Kemmis dan Mc. Taggart. Data penelitian berasal dari hasil tes pada setiap sikus dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskritif. Data yang didapatkan diolah menggunakan persentase ketuntasan klasikal. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan mystery box dalam pembelajaran tema 8 subtema 2 meningkatkan hasil belajar kognitif siswa jika dibandingkan dengan pembelajaran yang biasa dilakukan. Hal tersebut terbukti dari hasil pra siklus menunjukkan presentase ketuntasan sebesar 45% dengan krieria ketuntasan berdasarkan jenis kelamin laki-laki 14% dan perempuan 31%, pada siklus I persentase ketuntasan 67% dengan krieria ketuntasan berdasarkan jenis kelamin laki-laki 26% dan perempuan 40%, pada siklus II presentase ketuntasan 81% dengan krieria ketuntasan berdasarkan jenis kelamin laki-laki 38% dan perempuan 43%. Penelitian ini berkontribusi dalam pemecahan masalah hasil belajar kognitif siswa.
Copyrights © 2023