Pendahuluan: Penurunan kesadaran pada pasien ICU baik penyebab trauma maupun non trauma menjadi perhatian utama. Penyebab nontraumatik termasuk gangguan metabolisme, keracunan obat, hipoksia umum, iskemia umum, stroke, pendarahan otak, pendarahan subarachnoid, tumor otak, peradangan, infeksi sistem saraf pusat (misalnya, meningitis, ensefalitis, dan abses), dan hambatan psikologis yang memerlukan intervensi. Manajemen jalan napas cepat. Salah satu jalan napas buatan adalah intubasi endotrakeal, prosedur rutin yang memerlukan posisi selang yang benar menjaga praktik higienitas yang baik, pada pasien dengan pemasangan selang endotrakeal, untuk mempertahankan posisi ETT yang benar dan tepat, Menjaga pasien dalam keadaan higienis instalasi ETT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan terapi ETT pada pasien penurunan kesadaran di ruang IICU RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe. Metode Penelitian : Desain penelitian pra-eksperimental untuk pendekatan desain pre-test-post-test kelompok tunggal, yaitu penemuan sebab dan akibat yang melibatkan suatu kelompok atau subjek. Hasil Penelitian : Menunjukan penerapan perawatan ETT sebelum dan sesudah dilakukan perawatan ETT diterapkan pada pasien untuk mempertahan fungsi ETT dengan benar dan sangat mempengaruhi perubahan hemodinamik atau salah satunya meningkatkan saturasi oksigen sebelum dan sesudah perawatan. Kesimpulan : Terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan perawatan ETT pada pasien yang terintubasi secara berkala untuk perubahan hemodinamik atau salah satunya meningkatkan sturasi oksigen
Copyrights © 2023