Usia dini merupakan periode emas tumbuh kembang anak mengingat pada tahapan ini akan terjadi perkembangan yang sangat pesat pada anak. Perkembangan anak yang normal sangat tergantung pada lingkungan pengasuhan anak meliputi stimulasi dan interaksi ibu dan anak yang merupakan variabel utama yang mempengaruhi perkembangan anak. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan bahwa persentase anak yang mengalami gangguan perkembangan motorik kasar di Indonesia sebesar 12,4% dan perkembangan motorik halus sebesar 9,8%. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penyapihan dini dan status pekerjaan ibu dengan perkembangan motoik halus anak usia 2-3 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Penanggalan Kota Subulussalam. Jenis penelitian ini analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia 2-3 tahun yang ada di 5 desa di Wilayah Kerja Puskesmas Penanggalan dengan jumlah sampel 63 responden. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dengan program statistik SPSS dengan kemaknaan 95% (p˂0,05). Hasil menunjukkan bahwa tidak ada hubungan penyapihan dini (p=0,662) dan ada hubungan status pekerjaan ibu (p=0,035) dengan perkembangan motorik halus anak usia 2-3 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Penanggalan Kota Subulussalam.
Copyrights © 2023