Penelitian ini dilatar belakangi adanya pemekaran kecamatan di Kabupaten Banyuwangi yaitu pemekaranKecamatan Tegalsari yang bertujuan untuk meningkatkan pelaksanaan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat danmempercepat pembangunan. Paradigma pembangunan yang berkembang sekarang adalah paradigma pembangunanmanusia yang diukur dengan indeks pembangunan manusia (IPM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuidampak pemekaran kecamatan terhadap perkembangan IPM di Kecamatan Tegalsari dan mengetahui hambatan dantantangan apa yang dihadapi Kecamatan Tegalsari untuk meningkatkan IPM. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan dokumentasi, observasi lokasipenelitian, dan wawancara. Kemudian data tersebut dianalisa dengan analisa data kualitatif. Hasil penelitianmenunjukkan adanya perkembangan positif IPM Kecamatan Tegalsari setelah dilakukan pemekaran dibuktikan denganadanya peningkatan IPM Kecamatan Tegalsari pertahunnya. Hambatan yang dialami untuk meningkatkan IPMKecamatan Tegalsari antara lain karena potensi wilayah yang kurang heterogen, budaya masyarakatnya masihtradisional, dan kurang adanya pelopor pembangunan, sedangkan tantangan kedepannya adalah adanya kucuran danayang cukup untuk Kecamatan Tegalsari dan adanya rencana pemekaran Kabupaten Banyuwangi di wilayah lain.
Copyrights © 2014