Peran dokter keluarga dalam pengelolaan FKTP salah satunya dilihat dari frekuensi kunjungan pasien, sebagai upaya memenuhi tuntutan Universal Health Coverage. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang berhubungan dengan frekuensi kunjungan pasien ke dokter keluarga studi kasus pada klinik dr. Bahagia di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional study dengan disain deskriptif analitik, menggunakan data primer tahun 2020. Penentuan sampel secara accidental sampling. Uji statistic menggunakan Aplikasi Stata 14 untuk memetakan distribusi frekuensi pada analisis univariat, serta regresi logistik untuk menganalisis bivariat dan multivariat. Menunjukkan bahwa prevalensi kunjungan pasien ke dokter keluarga meningkat sebesar 20,31% dibandingkan tahun 2019 dengan distribusi frekuensi lebih tinggi pada kunjungan dibawah 3 kali. Faktor yang berhubungan dengan tingginya frekuensi kunjungan ke dokter keluarga adalah umur, kepuasan, pengobatan yang efektif, sarana prasarana yang lengkap, dan komitmen untuk ingin terus berobat ke FKTP dr. Bahagia. Sarana prasarana merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan frekuensi kunjungan pasien ke FKTP Dokter keluarga.
Copyrights © 2017