Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena pemanfaatan ruang publik digital yaitu Grup Facebook Indonesia-Qatar sebagai media informasi kebijakan pada isu penempatan tenaga kerja Indonesia dengan menganalisis lalu lintas komunikasi antar anggota grup pada isu terkait melalui unggahan pesan dan juga kolom komentar. penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode analisis kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena melibatkan interaksi antara peneliti, narasumber penelitian, dan konten percakapan di media sosial. Data-data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif melalui narasi cerita dalam bentuk teks. Dalam upaya mensosialisasikan kebijakan moratorium melalui media digital yang dapat diakses oleh masyarakat umum, pemerintah menghadapi berbagai tanggapan yang beragam, termasuk dukungan dan pendapat yang tidak sejalan. Meskipun komentar negatif lebih dominan, pemerintah tetap menjalin dialog, tidak menghapus komentar yang tidak menyenangkan, serta mendorong partisipasi dan komunikasi yang berfokus pada pemikiran bersama dalam ruang digital.
Copyrights © 2023