Latar Belakang : PT HS APPAREL yang bergerak di bidang produksi pakaian, menghasilkan berbagai jenis pakaian, dengan keberadaan perusahaan tersebut ditengah-tengah lingkungan dunia usaha yang selalu berubah dan berkembang Tujuan : Bertujuan untuk untuk menghadapi kendala yang tidak diingankan demi menjaga kelangsungan hidup perusahaan. Metode : Penelitian ini menggunakan menggunakan metode metode 7 langkah PDCA yang dilakukan adalah mengidentifikasi masalah utama yang akan mengarahkan proses pemecahan masalah selanjutnya. Hasil dan Pembahasan : Hasil yang evaluasi yang membandingkan sebelum menggunakan metode Quality Control Circle dan sesudah menggunakan metode Quality Control Cirle membuktikan bahwa proses pemecahan masalah berhasil dan memberi dampak pada penurunan jumlah Jenis cacat produk yang tertinggi yang terjadi pada PT HS Apparel adalah jenis cacat jahitan rusak sebanyak 11.769 pcs atau 49%, cacat bentuk leher buruk sebayak 6.954 pcs atau 29% dan cacat lengan tidak rata sebanyak 5.479 atau 23%.Proses pengolahan data dalam pemecahan masalah dengan metode 7 Langkah PDCA akan lebih mudah dilakukan dengan adanya dukungan 7 QC Tools. Kesimpulan : Jenis Cacat produk yang tertinggi terjadi pada perusahaan PT HS APPAREL adalah jenis cacat jahitan rusak sebanyak 11.769 pcs atau 49%, Cacat bentuk leher buruk sebanyak 6.954 pcs atau 29%, dan cacat lengan tidak rata sebanyak 5.479 pcs atau 23%.
Copyrights © 2023