Jurnal Ilmiah NOSI
Vol 11, No 1 (2023): Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Program

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN LITERASI BACA TULIS DI SEKOLAH INKLUSI SDN SUMBERSARI 2 MALANG

Liyya Mutimmatud Daroini (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Jul 2023

Abstract

Abstrak: Literasi baca tulis di kelas I merupakan literasi baca pemula. Membaca dan menulis mempunyai hubungan erat, ketika peserta didik sering membaca maka hasil tulisan peserta didik akan baik, karena dengan membaca peserta didik mempunyai banyak pengetahuan dan wawasan mengenai kosa kata. Fokus penelitan ini yaitu pelaksanaan pembelajaran literasi baca tulisĀ  dengan kurikulum merdeka belajar di kelas I sekolah inklusi SDN Sumbersari 2 Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran literasi baca tulis dengan kurikulum merdeka belajar dengan kurikulum merdeka belajar di kelas I sekolah inklusi SDN Sumbersari 2 Malang. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kelas (deskriptif), karena penelitian ini dilakukan didalam kelas danĀ  menghasilkan data dalam bentuk mengenai implementasi pembelajaran literasi baca tulis di sekolah inklusi SDN Sumbersari 2 Malang. Kehadiran peneliti sangat diperlukan karena peneliti sebagai pengamat, pengumpul, penganalisis, penyimpul, serta pelapor data. Latar penelitian berada di SDN Sumbersari 2 Malang. Hasil penelitian pada pelaksanaan pembelajaran literasi baca tulis dengan kurikulum merdeka belajar di kelas I dilakukan di ruang kelas/ kelas reguler (inklusi penuh) pada pelaksanaannya pendidik menggunakan media visual berupa buku paket dan papan tulis untuk peserta didik reguler, hiperaktif/ADHD (Attention Deficit/Hyperactivity Disorders) dan gangguan pendengaran ringan. Tidak ada perbedaan media pembelajaran yang digunakan pendidik kepada peserta didik reguler, hiperaktif/ADHD (Attention Deficit/Hyperactivity Disorders) dan gangguan pendengaran ringan. Materi yang diberikan pendidik sesuai dengan modul ajar, perbedaan pendidik lebih memperhatikan peserta didik hiperaktif/ADHD (Attention Deficit/Hyperactivity Disorders) dan gangguan pendengaran ringan pada saat pembelajaran literasi baca tulis. Metode yang digunakan pendidik yaitu metode membaca suku kata dan mengeja. Pendidik juga memberikan waktu lebih untuk peserta didik hiperaktif/ADHD (Attention Deficit/Hyperactivity Disorders) dan gangguan pendengaran ringan. Kesimpulan pada penelitian peserta didik melakukan pemnbelajaran literasi baca tulis di kelas inklusi penuh. Media yang digunakan pendidik berupa buku paket dan papan tulis. Pendidik menggunakan metode mambaca dan menulisa pemulaan dengan metode eja dan suku kata.Kata kunci: Literasi, hiperaktif/ADHD, pelaksanaan.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

NOSI

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Other

Description

1. Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik 2. Analisis wacana 3. Penelitian sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra) 4. Keterampilan dan pembelajaran sastra 5. Keterampilan dan pembelajaran bahasa 6. Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia 7. Kurikulum pembelajaran ...