Desa Banjarwaru adalah salah satu sentra industri kerajinan anyaman bambu, telah menciptakan berbagai inovasi-inovasi terbaru terhadap kerajinan anyaman bambunya. Namun, Petani tetaplah menjadi mata pencaharian utama penduduk. Meskipun, permasalahan pertanian di desa ini adalah tingkat kesuburan tanah yang rendah (kadar pH rendah), sehingga pemberian pupuk dalam jumah yang tinggi pun tidak mampu memberikan hasil yang baik pada pertumbuhan tanaman. Oleh sebab itu, dibutuhkan bahan pembenah yang mampu memperbaiki kesuburan tanah dengan meningkatkan pH tanah mendekati netral, seperti Biochar. Biochar dapat diperoleh dengan memanfaatkan sisa bambu yang tidak terpakai dalam produksi kerajinan bambu dan tidak dikelola dengan baik akibat kurangnya pengetahuan penduduk. Dalam kegiatan PkM ini, memperkenalkan biochar bambu dan manfaatnya sebagai bahan pembenah tanah, serta pembuatannya menggunakan metode soil-pit. Kegiatan ini telah mendorong masyarakat, untuk mengembangkan nilai lebih dari limbah bambu terutama untuk dimanfaatkan menjadi biochar untuk memperbaiki kualitas tanah pertanian di Desa Banjarwaru.
Copyrights © 2023