Dinding Penahan Tanah yang berfungsi untuk menahan tanah lepas atau alami dan mencegah keruntuhan tanah yang miring atau lereng yang kemantapannya tidak dapat dijamin oleh lereng tanah itu sendiri. Studi ini menganalisis perilaku deformasi yang terjadi pada dinding penahan tanah Proyek Underpass Universitas Lampung dari STA 0+80 s/d 0+160 dengan menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA). Dinding penahan tanah kantilever setinggi 5,27m pada STA 0+140 dipilih pada pemodelan ini. Dinding berfungsi untuk menahan gaya-gaya vertikal di atasnya dan gaya horizontal dibelakang dinding. Pengaruh beban gempa juga dimasukkan dalam analisis. Hasil menunjukkan bawah dinding aman terhadap gaya-gaya yang bekerja dengan faktor keamanan sebesar 1,351 (lebih besar dari 1,25 sebagai syarat minimum) dengan total deformasi yang terjadi akibat beban lajur dan beban gempa sebesar 1,43 meter.
Copyrights © 2021