Agree Mart adalah platform bahan makanan segar online yang tengah menghadapi tantangan keterjangkauan layanan yang menyebabkan masalah retensi pembelian. Keterbatasan merchant yang tersedia menghasilkan pengalaman pengguna yang kurang memuaskan, biaya pengiriman tinggi, dan menjadi ketergantungan pada voucher. Maka dibutuhkan solusi berupa strategi baru dengan memperbaiki Touchpoint yang tersedia saat ini melalui pendekatan Service Design dengan fokus pada jumlah optimal merchant dalam suatu wilayah. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Desain dengan Kerangka Design Thinking dan mempertimbangkan Teori Tempat Sentral dan Teori Mix Marketing sebagai pendukung. Strategi yang diusulkan dibatasi pada tingkat kecamatan dan melibatkan pedagang sayur tradisional sebagai mitra untuk mengatasi keterbatasan jumlah merchant.
Copyrights © 2023