Yoga menekankan bagaimana individu dapan mengendalikan diri baik itu secara jasmani (badan/diri), rohani (pikiran) dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pengendalian diri dalam ajaran yoga dilakukan dengan berbagai cara. salah satu caranya tertuang dalam astangga yoga. Astangga yoga dapat diartikan sebagai delapan anggota tubuh yoga, meliputi: yama (pantangan), niyama (kebajikan pembantu), asana (sikap badan atau sikap-sikap meditasi), pranayama (pengendalian napas), pratyahara (penyaluran aktifitas mental), dharana (memusatkan pikiran), dhyana (meditasi atau perenungan), dan samadhi (keadaan perenungan paling dalam). Penelitian ini membahas terkait implementasi astangga yoga terhadap pengendalian diri. Adapun metode dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pencatatan dokumen. Analisis data digunakan analiswsis dari Miles dan Huberman yaitu: (1) Reduksi data, (2) Penyajian data, (3) Penarikan kesimpulan dan verifikasi. Adapun hasil penelitian dalam penelitian ini adalah Implikasi Astangga Yoga Terhadap Pengendalian Diri sebagai yaitu (1) Yama pengendalian terhadap diri dari pengaruh-pengaruh kurang baik yang berasal dari dalam diri maupun dari luar; (2) Niyama memupuk kebiasaan-kebiasaan baik dari dalam diri; (3) Asana pengendalian pikiran dan melatih kosentrasi; (4) Pranayama mengendalikan hawa nafsu dalam diri dan emosi; (5) Pratyahara pengendalian dari pada panca indra; (6) Dharana mengendalikan pikiran terhadap pengaruh seperti sifat sattwam, rajas dan tamas; (7) Dhyana pengendalian diri sudah dapat terkontrol dengan baik; (8) Samadhi mulai merasakan tingkat kenyamanan spiritual yang paling tinggi. Kata kunci: Implikasi Astangga Yoga, Pengendalian Diri
Copyrights © 2023