Pengalaman kerja tidak berpengaruh secara parsial terhadap sistem informasi akuntansi. kondisi ini timbul dikarenakan para pelaku UKM tidak belajar dari pengalaman kerjanya untuk Berdasarkan hasil penelitian pendidikan dengan nilai t-hit sebesar 5.396 dan nilai t-tab sebesar 2,026 sehingga t-hit > t-tab atau 5.396 > 2,026 dan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya variabel tingkat pendidikan berpengaruh secara parsial terhadap sistem informasi akuntansi. Hal ini juga dapat dimaknai bahwa semakin baik tingkat pendidikan maka akan meningkatkan pemahaman para UKM akuntansi tentang informasiBerdasarkan hasil penelitian pengalaman kerja dengan nilai t-hit sebesar -0.692 dan nilai t-tab sebesar 2,026 sehingga t-hit < t-tab atau -0,692 < 2,026 dan signifikan sebesar 0,493 > 0,05 yang artinya variabel menghindari setiap kesalahan dalam menjalankan wirausahanya sehingga mengindikasikan pula bahwa pelaku UKM tidak memiliki pandangan kedepan dalam mengembangkan usaha yang dijalankan. Oleh karna itu semakin baik pengalaman kerja para pelaku UKM akan dapat meningkatkan pemahaman tentang informasi akuntansiBerdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa nilai F-hit sebesar 17,671 dengan nilai signifikan 0,000 sedangkan F-tab sebesar 3,25 dengan df1 = 3-1 = 2, df 2 = 40-3 = 37 dan taraf signifikan α =0,05 sehingga F-hit > F-tab. Dengan demikian maka dapat diartikan tingkat pendidikan dan pengalaman kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap informasi akuntansi. Dari hasil uji koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,461 atau sebesar 46,1% hal ini berarti 46,1% dari variabel informasi akuntansi bisa dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel pendidikan dan pengalaman kerja. Sedangkan sisanya 62,6% di pengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti
Copyrights © 2019