Berdasarkan laporan Tim KIA-KB Puskesmas Ampenan bahwa pada tahun 2015 sebanyak 9,42%, tahun 2016 sebanyak 12,39%, tahun 2017 sebanyak 12,66%, tahun 2018 sebanyak 14,81%, dan tahun 2019 sebanyak 12,73%, Ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan usia perkawinan dan status kekurangan energi kronis (KEK) dengan kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR) di wilayah kerja puskesmas ampenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Usia Perkawinan dan Status Kekurangan Energi Kronis Terhadap Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah di wilayah kerja Puskesmas Ampenan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 89 balita dan ibu balita dijadikan sebagai responden. Tehnik pengambilan sampel dengan cara random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariate menggunakan uji Chi Square dengan aplikasi SPSS. Hasil uji statistik dengan Korelasi Chi Square diperoleh nilai p = 0,000
Empiricism Journal was published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes empirical original research papers in the field of education and natural ...