Menghafal Al-Qur'an ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan. Untuk mencapai titik dimana seseorang dapat menghafal Al-Qur'an, seseorang harus belajar membaca dan melafalkan Al-Qur'an terlebih dahulu. Oleh karenanya membutuhkan upaya yang ekstra dalam meningkatkan pada kemampuan mengafal al-Qur’an. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas ix Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Sleman, dengan mengangkat judul upaya guru tahfidz dalam meningkatkan kemampuan menghafal al-qur’an siswa kelas Ix Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Sleman. Peneliti menggunakan pola penelitian kualitatif, yang mengharuskan mengamati orang (subjek) di lingkungan tempat tinggal mereka, berinteraksi dengan mereka, dan berusaha memahami bahasa dan interpretasi mereka tentang dunia. Sehingga teknik metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini menggunakan tiga metode tiga yang meliputi pada, observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil dari penelitian ini terdapat empat hal. Pertama upaya guru tahfidz tersebut berupa penguatan tim guru tahfidz, kedua memberikan motivasi kepada siswa, ketiga selalu membimbing siswa dalam muraja’ah dan menggunakan metode yang bervariasi, yang meliputi pada metode klasikal dan adaptasi. Maksud dari metode adaptasi ini yaitu mustim. Mustim ialah singkatan dari musyafahah, ikrar, dan mudarrasah
Copyrights © 2023