Di era ini, isu kelestarian lingkungan masih menjadi tantangan besar bagi umat manusia. Keberadaan dan kebutuhan manusia terbukti memberikan dampak negatif bagi bumi. Sebagai salah satu penyumbang kerusakan terbesar, adalah wajib bagi arsitektur untuk dipraktekkan dengan prinsip berkelanjutan. Prinsip berkelanjutan bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif sambil memenuhi kebutuhan manusia semaksimal mungkin. Prinsip berkelanjutan ini bukanlah gagasan yang baru, melainkan sudah dipegang oleh nenek moyang kita. Penerapan prinsip ini dapat dilihat dalam bentuk macam-macam desain rumah tradisional di Indonesia, salah satunya rumah tradisional Bali. Tulisan ini mempelajari keunikan tatanan massa yang diterapkan pada rumah tradisional Bali dalam upaya mencapai keberlanjutan. Tulisan ini membandingkan dampak dari tatanan massa tersebut dengan parameter keberlanjutan. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa tatanan massa rumah tradisional Bali memenuhi hampir semua kriteria keberlanjutan. Pola pembangunan dan tata ruang yang akan datang dapat mengacu pada rumah tradisional Bali.
Copyrights © 2023