Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat
Vol 15 No 3 (2023): JIKM Vol. 15, Edisi 3, Agustus 2023

Pajanan Pestisida terhadap Dermatitis pada Petani Perkebunan di Kota Depok

Sujarwati, Ayu (Unknown)
Nurcandra, Fajaria (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Sep 2023

Abstract

Latar belakang: Prevalensi nasional kasus dermatitis di Indonesia adalah 6,8%. Dampak dari penggunaan pestisida terhadap kesehatan petani yang menerapkan pestisida terbanyak iritasi kulit sebesar 32,95%. Penelitian ini bertujukan untuk mengetahui hubungan penggunaan pestisida dan faktor-faktor lain dengan dermatitis kontak pada petani buah di Kota Depok. Metode: Desain studi yang digunakan adalah cross sectional dilakukan antara bulan April-Juni 2018 dengan uji cox regression untuk mencari hubungan dan risiko pada tiap variabel. Sampel sebanyak 82 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling dan diwawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil: Ditemukan 81,7% petani buah mengalami dermatitis. Golongan pestisida yang paling banyak digunakan adalah organofosfat, dengan durasi terpajan tertinggi ≥144jam/tahun sebanyak 47 orang (57,3%), frekuensi pajanan ≥2 kali/minggu pada 74 orang (90,2%) dan volume pestisida terbanyak ≥3600L/musim pada 44 orang atau 53,7%. Terlihat adanya risiko antara frekuensi terpajan (PR=5,20; 95% CI 0,68-39,38), dan volume pestisida (PR=2,12; 95% CI 0,52-8,65) dengan dermatitis kontak. Namun, tidak terlihat risiko yang jelas antara golongan pestisida (PR=0,42; 95% CI 0,10-1,80), durasi terpajan (PR=0,64; 0,15-2,57) dengan dermatitis kontak. Kesimpulan: Studi ini menemukan adanya risiko pada frekuensi pajanan dan volume pestisida terhadap dermatitis kontak, tetapi tidak ditemukan adanya risiko yang jelas pada golongan pestisida dan durasi terpajan. Kata Kunci: Dermatitis, pestisida, petani buah, organofosfat Organophosphate Pesticides Exposure to Dermatitis in Fruit Farmers in Depok City Background: The national prevalence of dermatitis cases in Indonesia is 6.8%. The impact of the use of pesticides on the health of farmers who apply the most pesticides of skin irritation is 32.95%. This study was aimed to determine the relationship between the use of pesticides and other factors with contact dermatitis in fruit farmers in Depok City. Method: The study design used is cross sectional carried out between April-June 2018 and the Cox Regression test to find relationships and risks in each variable. The sample of 82 people was chosen by purposive sampling technique and interviewed using a structured questionnaire. Results: It was found that 81.7% of fruit farmers had dermatitis. The most widely used pesticides were organophosphates, with the highest duration of exposure ≥144 hours/year for 47 people (57.3%), the frequency of exposure ≥2 times/week for 74 people (90.2%) and the highest volume of pesticides ≥3600L/ season on 44 people or 53.7%. This study found risk between the frequency of exposure (PR=5.20; 95% CI 0.68-39.38), and the volume of pesticides (PR=2.12; 95% CI 0.52-8.65) with contact dermatitis. However, there was no clear risk between pesticide groups (PR=0.42; 95% CI 0.10-1.80), duration of exposure (PR=0.64; 0.15-2.57) and contact dermatitis. Conclusion: This study found a risk for contact dermatitis with pesticide exposure frequency and volume, but no clear risk for pesticide class and duration of exposure. Keywords: dermatitis, fruit farmers, pesticides, organophosphates.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

home

Publisher

Subject

Public Health

Description

Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat UPN Veteran Jakarta (JIKM UPNVJ) merupakan sarana eksplorasi, ekspresi dan publikasi karya ilmiah berupa hasil penelitian dan penelusuran ilmiah bidang kesehatan masyarakat. Bidang keilmuan kesehatan masyarakat tersebut mencangkup Kesehatan dan Keselamatan Kerja ...