Penelitian ini dilakukan karena kurangnya pengetahuan guru dalam mengembangkan RPP, tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja kesulitan guru SD dalam menyusun dan mengembangkan RPP K13. Penelitian ini memakai metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data memakai metode wawancara, observasi dan studi literatur. Analisis yang dipergunakan penyusunan ini mencakup mengumpulkan daftar pustaka, membaca lalu menulis dari referensi artikel jurnal ilmiah. Buat pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas 3 dan 5 yang berasal dari SDN 1 Cilember kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Teknik pengumpulan data didapat melalui wawancara. Kesulitan yang dialami pengajar yaitu: Memahami komponen dalam RPP, merumuskan indikator pembelajaran, kurangnya perangkat pembelajaran, kurangnya pemahaman merumuskan indikator pencapaian pada siswa, memakai model & metode bervariasi yang sudah ditetapkan di RPP dan yang terakhir karena kurangnya fasilitas sarana dan prasarana dari sekolah tersebut. Sesuai dengan analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengajar minim untuk mendapatkan pembinaan serta seminar tentang mengaplikasikan RPP yang menjadikan pengajar kesulitan dalam menyusun dan mengembangkan RPP. Solusinya adalah diperlukan untuk kepala sekolah yang memfasilitasi guru untuk ikut webinar atau pembinaan terkait menyusun dan mengembangkan RPP, agar guru lebih banyak pengalaman dan bisa mencari serta membaca banyak sekali literatur terkait RPP sehingga mendapatkan pengetahuan yang banyak.
Copyrights © 2023