Korupsi dan kecurangan pada laporan keuangan publik merupakan masalah serius yang dapat merugikan masyarakat dan melemahkan kepercayaan terhadap pemerintah dan lembaga publik. Untuk mengatasi masalah ini, penting untuk mengadopsi pendekatan strategis yang efektif dalam mendeteksi dan mencegah kecurangan. Salah satu pendekatan yang relevan adalah Fraud Triangle Theory, yang dikembangkan oleh Donald R. Cressey. Teori ini mengidentifikasi tiga faktor utama yang mempengaruhi terjadinya kecurangan, yaitu tekanan (pressure), kesempatan (opportunity), dan rasionalisasi (rationalization). Dalam penelitian ini, kami menggali lebih dalam tentang penggunaan Fraud Triangle Theory dalam konteks laporan keuangan publik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Fraud Triangle Theory dalam mendeteksi korupsi dan kecurangan pada laporan keuangan publik memiliki keuntungan signifikan. Dengan memahami tekanan yang mungkin dihadapi oleh individu, kesempatan yang ada untuk melakukan kecurangan, serta rasionalisasi yang digunakan untuk membenarkan tindakan tersebut, organisasi dapat mengidentifikasi area-area yang rentan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat. Pengendalian internal yang kuat, peningkatan transparansi dan akuntabilitas, serta pembangunan budaya organisasi yang etis menjadi faktor kunci dalam menerapkan pendekatan ini.
Copyrights © 2023