Komunikasi merupakan suatu keterampilan awal yang lahir dalam internal manusia. Kemampuan komunikasi akan terus dilatih seiring dengan pengalaman dan interaksi yang terjalin dengan sesama dan lingkungan. Kemampuan ini dibutuhkan dalam rangka meningkatkan kepercayaan diri setiap pribadi dalam menjalankan fungsi sosialnya. Salah satu yang menggunakan keterampilan komunikasi adalah petugas pengumpul data dalam survey dalam melengkapi data dan menghimpin data. Data yang dihimpun bertujuan untuk meningkatkan kualitas data menjadi baik dan mampu diolah menjadi informasi dalam pengambilan keputusan yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan keterampilan komunikasi yang dibutuhkan dalam penghimpun data di lapangan agar data tetap baik dan berisi sesuai dengan prosedur. Metode penelitian dilakukan dengan studi kualitatif dimana peneliti ikut serta dalam berpartisipasi dalam pengambilan data dan melihat kemampuan komunikasi yan tepat dibutuhkan oleh petugas. Pengayaan data dilakukan dengan wawancara dan dikonfirmasi dilanjutkan dengan penarikan simpulan yang memiliki implikasi bagi petugas data selanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petugas pendataan menerapkan komunikasi interpersonal yang terdiri dari kejelasan tujuan, alur pesan interaktif, suasana kekeluargaan, timbal balik data dan komunikasi yang dilakukan dengan jarak dekat. Kemampuan petugas mempengaruhi persepsi masyarakat. Pengalaman orang asing memiliki persepsi buruk bagi masyarakat. Kendala dalam pengumpulan data survey adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang tujuan dan konteks pembicaraan yang ditanyakan.
Copyrights © 2023