Learning loss adalah keadaan siswa yang mengalami kehilangan kesempatan belajar atau mengalami kemunduran secara akademis karena faktor ketidakberlangsungan proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena learning loss pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 21 guru dan 500 siswa. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan angket. Analisis data dalam penelitian dilakukan secara interaktif dengan 3 teknik yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesmpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi fenomena learning loss, kondisi ini dilihat dari dimensi yang diteliti berada pada katagori rendah dan sedang. Hal ini dilihat dari beberapa hal yaitu fasiltas pembelajaran yang disediakan, peran orang tua dalam proses pmbelajaran serta metode pembelajaran yang dilakukan. Mengatasi learning loss adalah dengan melibatkan segala pihak dalam proses pembelajaran dalam hal ini adalah menjadil hubungan baik dengan masyarakat dan orang tua untuk meningkatkan proses pembelajaran, serta peningkatann kualitas pembelajaran dengan menggunakan model-model pembelajaran inovatif.
Copyrights © 2023