Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Dampak Learning loss pada Proses Pembelajaran selama Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Kaize, Bernadetha Rizki
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2023): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i2.59832

Abstract

Learning loss adalah keadaan siswa yang mengalami kehilangan kesempatan belajar atau mengalami kemunduran secara akademis karena faktor ketidakberlangsungan proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena learning loss pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 21 guru dan 500 siswa. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan angket. Analisis data dalam penelitian dilakukan secara interaktif dengan 3 teknik yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesmpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi fenomena learning loss, kondisi ini dilihat dari dimensi yang diteliti berada pada katagori rendah dan sedang. Hal ini dilihat dari beberapa hal yaitu fasiltas pembelajaran yang disediakan, peran orang tua dalam proses pmbelajaran serta metode pembelajaran yang dilakukan. Mengatasi learning loss adalah dengan melibatkan segala pihak dalam proses pembelajaran dalam hal ini adalah menjadil hubungan baik dengan masyarakat dan orang tua untuk meningkatkan proses pembelajaran, serta peningkatann kualitas pembelajaran dengan menggunakan model-model pembelajaran inovatif.
Project Based Learning: Enhancing Character and Creative Thinking Skills through Activity-Based Projects in Numeracy Literacy Courses Rediani, Ni Nyoman; Palittin , Ivylentine Datu; Kaize, Bernadetha Rizki
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 7 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v7i1.80139

Abstract

The numerous incidents of fights and bullying among students indicate current problems with character development. Additionally, advances in technology and science require individuals to master creative thinking skills. Therefore, this study aims to explore the impact of an activity-based PjBL model on the development of character and creative thinking skills. This research employs a quasi-experimental design known as the nonequivalent post-test only control group design. The population consists of all elementary education students enrolled in the Numeracy Literacy Development course, totaling 120 students. Tests and questionnaires are often used in research to collect data. The data collection methods employed in this study involve descriptive analysis and inferential statistical analysis. Inferential analysis was conducted using MANOVA. The research results indicate differences in character and creative thinking skills after students were taught using the Activity-Based PjBL Model. Based on the study, there are differences in character and creative thinking skills, as seen from the differences in mean values. The difference in character between students taught with the Activity-Based PjBL model and those who were not was 13.74, with the experimental group having a higher average character. Similarly, the difference in creative thinking skills between students taught with the Activity-Based PjBL model and those who were not was 11.44, with the experimental group showing a higher average creative thinking ability. Additionally, the analysis indicates that the variable influencing more is character rather than creative thinking skills. These findings provide a strong basis for recommending the activity-based PjBL model as a solution to improve students' character and creative thinking skills. This model not only focuses on the completion of concrete projects but also integrates activities that encourage collaboration, problem-solving, and innovation.
Developing Environmental Care Attitudes and Scientific Literacy through Sasi Local Wisdom-Based E-Modules Rediani, Ni Nyoman; Kaize, Bernadetha Rizki; Hanifah , Sri; Nainggolan, Herrio Tekdi; Dharma Sanjaya, Pande Made; Hallatu, Trinovianto G.R
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v6i2.64518

Abstract

The lack of scientific literacy skills and environmental care attitudes possessed by students, which will later impact environmental preservation, is why this research aims to examine the impact of local wisdom-based E-module "Sasi" on students' scientific literacy and environmental care attitudes. The research method used was quasi-experimental with a nonequivalent posttest-only control group design. The concentration of this research was PGSD students taking basic science concepts courses, with 120 students divided into four classes. Data collection is done through tests and questionnaires. Data analysis includes descriptive analysis and inferential statistical analysis. The analysis results show that learning with e-modules based on local wisdom sasi is effective in developing scientific literacy and an attitude of caring for the environment, both as a whole and separately, with a value of Sig. <0.05. It shows that e-modules based on local wisdom sasi are effectively used in learning basic science concepts. This research supports holistic and sustainable learning in developing scientific literacy and environmental awareness.
Mengembangkan Kemampuan Mengajar Literasi Baca tulis Guru Melalui Pelatihan dan Pendampingan Rediani, Ni Nyoman; Kaize, Bernadetha Rizki
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.79872

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi baca tulis anak sekolah dasar disebabkan oleh kurangnya pemahaman guru berkaiatan dengan pembelajaran menyenangkan. Dengan alasan inilah pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengajar literasi baca tulis bagi guru merupakan upaya yang sangat positif.  Sasaran dari kegiatan ini adalah para guru yang berjumlah 35 orang. Dari jumlah tersebut, 20 orang merupakan guru berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan 15 orang adalah guru kontrak. Metode pengabdian yang dilakukan adalah pelatihan dengan teknik ceramah, diskusi dan praktik sedangkan pendampingan dilakukan dengan teknik klinik RPP. Hasil Buktinya menunjukkan terlihat adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengajar literasi baca tulis dengan cara yang lebih menyenangkan. Para guru mulai menguasai metode inovatif dalam pengajaran. Oleh karena itu, direkomendasikan agar kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilanjutkan dan dijadikan sebagai kegiatan rutin. Dengan ditetapkannya program rutin, diharapkan kualitas mengajar guru akan terus meningkat, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Program ini tidak hanya membantu guru dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan keterampilan mereka yang berguna untuk pengembangan profesional jangka panjang.
PENDIDIKAN KEAGAMAAN SOSIALIS-HUMANIS SEBAGAI BASIS MODERASI BERAGAMA Herrio Tekdi Nainggolan; Trinovianto G.R. Hallatu; Ni Nyoman Rediani; Bernadetha Rizki Kaize
Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama dan Kebudayaan Vol. 24 No. 1 (2024): Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama dan Kebudayaan
Publisher : Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/ds.v24i1.5961

Abstract

Education as an instrument of human civilization has a very central role and function in shaping patterns of human behavior both individually and in groups when interacting in society. This paper explores how socialist-humanist religious education becomes the basis of religious moderation for society in the midst of religious diversity and complexity. By using a qualitative research method and a literature review approach to study the subject matter, the answers to the problems in this paper are presented in a descriptive narrative form. The results of the study show that socialist-humanist religious education is able to awaken the religious community to interpret and understand not only the religion they adhere to but also other religions in relation to social and human relations. Socialist-humanist religious education makes it possible to interpret and understand religion broadly and deeply so that it does not belittle the substance of religion only in the realm of divinity. With such a meaning and understanding of religion, the essence of religious people, namely being tolerant and moderately religious, can be realized. Religion is not only understood in the theological-dogmatic realm, but religious messages are also understood in a socialist-humanist sense.
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Sekolah Dasar Bergaya Belajar Kinestetik Astuti, Astuti; Lieung, Karlina Wong; Kaize, Bernadetha Rizki; Rahayu, Dewi Puji; Sinaga, Serlina Boru; Marpaung, Roberto W; Mahuze, Paustina Ngali; Hanip, Rival
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i5.7641

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa bergaya belajar kinestetik yang digolongkan menjadi tiga, yakni tinggi, sedang juga rendah. Penelitian dilaksanakan di SD Mardi Rahayu Ungaran kelas IVA dengan siswa berjumlah . Peneliti memilih jenis penelitian kualitatif deskriptif. Langkah yang sudah peneliti tempuh yakni membuat angket penggolongan gaya belajar, memberikan tes kemmapuan berpikir kreatif, mengolah nilai, menentukan subjek penelitian secara acak (random sampling) berdasarkan nilai pada setiap kategori khususnya kelompok siswa bergaya belajar kinestetik. Hasil penelitian yakni siswa bergaya belajar kinestetik dengan kemampuan berpikir kreatif tinggi memenuhi 3 dari 4 indikator berpikir kreatif (kelancaran, keluwesan dan keaslian); siswa berkemampuan berpikir kreatif sedang gaya belajar kinestetik memenuhi indikator keluwesan lalu cukup memenuhi 2 indikator (kelancaran lalu keaslian); serta siswa berkemampuan berpikir kreatif rendah gaya belajar kinestetik hampir memenuhi keluwesan
Pelatihan Pembuatan Modul Ajar Berbasis Proyek untuk Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SD N wasur 2 Ginting, Syahfitriani Br; Kaize, Bernadetha Rizki; Diliana, Ekfindar
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.2443

Abstract

Teachers' understanding in making project-based teaching modules is still less than optimal in the implementation of the independent learning curriculum. This service aims to improve the ability of teachers at SD N Wasur 2 to create project-based teaching modules in the implementation of the Merdeka curriculum. This activity was carried out through training and mentoring, involving 20 teachers as participants in the training activities. The evaluation was carried out using Pretest to measure the teacher's initial ability and Posttest to measure the teacher's final ability in training activities. From the training activities, questions were given in the form of multiple-choice questions as many as 30 questions. Data analysis was carried out using Gain score to find out the difference between the initial and final abilities of the trainees. The results of the activity showed that the increase was 0,55 in the medium category. Training activities have a positive influence on improving teachers' ability to create project-based teaching modules in the implementation of the Merdeka curriculum. The teachers hope to get similar activities carried out to support the continuous improvement of teachers' knowledge and professionalism.
KEMAMPUAN MATEMATIS MAHASISWA DALAM MENGERJAKAN SOAL PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT Astuti, Astuti; Sulistyowati, Retno Wuri; Rahayu, Dewi Puji; Lieung, Karlina Wong; Kaize, Bernadetha Rizki; Hanip, Rival; Mahuze, Paustina Ngali; Putu Priyudahari, Bhujangga Ayu
Jurnal Pendidikan Sang Surya Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Sang Surya
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56959/jpss.v11i1.425

Abstract

Matematika merupakan pelajaran yang diajarkan dari tingkat Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi. Matematika diajarkan guna mengajarkan kepada siswa ubtuk berpikir logis, mencari hubungan, serta berpikir kretaif. Penelitian dilaksanakan di Universitas Musamus jurusa Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan subjek penelitian berjumlah 63 mahasiswa. Adapun materi yang dipilih yakni penjumlahan bilangan bulat. Penelitian menunjukkan apabila mahasiswa masuk dalam kriteria sedang dalam penguasaan konsep penjumlahan bilangan bulat diakibatkan kurang pemahaman mengenai penjumlahan bilangan bulat.
Pelatihan Pembuatan Media Konversi Satuan Berat Bagi Mahasiswa Astuti; Dewi Puji Rahayu; Karlina Wong Lieung; Paustina Ngali Mahuze; Bernadetha Rizki Kaize; Mega Suteki; Retno Wuri Sulistyowati; Bhujangga Ayu Putu Priyudhahari; Paskha Marini Thana; Rival Hanip; Sri Hanipah
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v7i1.460

Abstract

Training is a form of Community Service or Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) carried out by lecturers. The target of the training is students with weight conversion material. The stages carried out are taking care of the PKM implementation permit, preparing the place as well as the tools and materials needed in the training, and implementing PKM. Weight conversion is interpreted as the weight of units between units having the same value. Weight conversion must be mastered by students as prospective teachers so that media creation training is needed. The training was held in March 2025 at Building 1.3, Musamus University. The results of the weight conversion training were that students were able to use weight conversion media and explain the conversion method in detail. The benefits obtained were that lecturers could share knowledge and experience in developing weight conversion media; for students, the benefits obtained were being able to make weight conversion media, becoming one of the media used when teaching, increasing creativity, and better communication skills.
ANALISIS LEVEL BERPIKIR KRITIS MATEMATIS MAHASISWA MENURUT BLOOM MATERI ARITMATIKA SOSIAL -, Astuti; Hanip, Rival; Kaize, Bernadetha Rizki; Priyudahari, Bhujangga Ayu Putu
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.34506

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu dari empat kemampuan berpikir yang diharapkan dikuasai mahasiswa sebelum masuk ke dunia kerja. Penelitian bertujuan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dan menganalisis level berpikir kritis matematis materi aritmatika berdasarkan level Bloom. Metode yang dipakai peneliti yakni metode kualitatif deskriptif dengan pengambilan secara purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukkan jika 60% mahasiswa mampu menghasilkan jawaban tepat untuk soal berpikir kritis matematis, 1 mahasiswa tidak memenuhi level berpikir kritis, 3 mahasiswa berada pada level 0, 1 mahasiswa pada level 1,  4 mahasiswa di level 2, serta 11 mahasiswa di level 6.