PT Bukit Prima Bahari adalah perusahaan jasa angkutan laut curah kering khususnya batubara hasil tambang salah satu anak usaha dari perusahaan tambang BUMN. Permintaan batubara yang tinggi menjadi modal utama perusahaan untuk terus tumbuh. Ketergantungan dengan induk dapat menjadi angin segar ataupun sebaliknya bagi perusahaan. PT Bukit Prima Bahari mengoperasikan 13 unit armada dengan status 1 dimiliki dan 12 sewa yang harus tersedia untuk mengangkut hasil tambang milik induk. Untuk bertahan perusahaan perlu meningkatkan volume angkutan ditengah tingginya biaya sewa tug and barge ditengah tingginya harga batubara. Tujuan penelitian yang bersifat kualitatif ini adalah menyusun desain manajemen risiko PT Bukit Prima Bahari dengan pedoman ISO 31000:2018 dan mengetahui assessment awal. Hasil identifikasi risiko ditemukan 53 potensi risiko terbagi dalam lima kategori; keuangan, operasional, SDM, komersil, dan stratejik, dengan hasil bahwa 17 risiko berada di atas batas toleransi. Dalam rangka mengawal kinerja perusahaan dan perintah dari induk untuk dapat menjaga performa perusahaan dan dapat mengelola risiko, maka diperlukannya penerapan manajemen risiko pada PT Bukit Prima Bahari.
Copyrights © 2023