Rumah adalah bangunan gedung yang berfungsi sebagai tempat tinggal yang layak huni, sarana pembinaan keluarga, cerminan harkat dan martabat penghuninya. Masyarakat berpenghasilan rendah adalah masyarakat yang memiliki penghasilan rendah sehingga sulit untuk mengakses rumah dan menjadikan mereka tidak mendapatkan rumah yang layak huni. Rumah susun dibangun karena keterbatasan lahan yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui, memahami dan mendapatkan alternatif desain unit rumah susun sewa sederhana yang sesuai bagi peruntukan masyarakat berpenghasilan rendah. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik wawancara kepada 30 penghuni rusunawa. Hasil yang didapatkan adalah prototype desain unit tidak mengakomodasi kebutuhan penunjang ekonomi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sehingga didaparkan 2 alternatif desain unit berdasarkan kegiatan spatial-economy yang sesuai bagi para MBR. Desain alternatif yang didapatkan berdasarkan keadaan riil penghuni rusun yang menggunakan unit mereka untuk berjualan tanpa melanggar peraturan pengelola rusun ataupun pertaturan bangunan gedung. Melalui penyediaan teras serta ruang berjualan sebesar 4m2 yang dapat dimanfaatkan dalam menambah penghasilan penghuni tanpa mengganggu akses/area privasi penghuni
Copyrights © 2023