Penelitian ini berupaya mengkaji strategi rehabilitasi yang diberlakukan oleh kiai pengasuh pondok pesantren Sirojuth Tholibin II Saman Al-Hadad kepada santri-santrinya, yang notabene merupakan korban penyalahguna narkoba. Maraknya remaja pecandu narkoba dewasa ini semakin mengkhawatirkan. Jika tidak mendapatkan penanganan serius, tentu akan berdampak pada masa depan remaja tersebut. Di sini, beberapa pesantren di Indonesia telah melakukan satu upaya nyata, yakni dengan menjadikan pesantrennya sebagai tempat rehabilitasi. Pun demikian dilakukan oleh pesantren di Blitar. Namun, tidak seperti pesantren rehabilitasi pada umumnya, pondok sirojuth tholibin memiliki strategi penanganan yang khas bagi kesembuhan santri-santrinya. Pondok pesantren ini memadukan metode keislaman dengan penguatan keterampilan. Jenis pendekatan yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview terhadap subjek penelitian, akni Kiai pengasuh ponpes Sirojuth Tholibin. Hasil penelitian ini secara spesifik mengungkapkan strategi-strategi yang digunakan oleh kiai Harun Syafi’i dalam merehabilitasi santri-santri Saman al-Hadad yang merupakan korban penyalahgunaan narkoba.
Copyrights © 2023