Jurnal Kolaboratif Sains
Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023

Perbandingan Pola Swamedikasi Masyarakat Perkotaan dengan Masyarakat Pedesaan Sumatera Utara: Comparison of Self-Medication Patterns in Urban Communities and Rural Communities in North Sumatra

Wahyudi Wahyudi (rogram Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Aguansyah Maulana Siregar (rogram Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Muhammad Sahputra (rogram Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Natasya Putri Lika (rogram Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Sri Wahdina Tanjung (rogram Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Tengku Armita Chairiyah (rogram Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2023

Abstract

Swamedikasi merupakan salah satu cara mengobati suatu penyakit ataupun gejala yang dikenal dan diketahui sendiri tanpa adanya bantuan tenaga kesehatan. Masyarakat kota yang biasanya memiliki tingkat pendidikan dan pengetahuan yang lebih tinggi dibandingkan masyarakat yang berada di desa, dapat membuat perilaku dan sikap mereka berbeda dalam menghadapi suatu masalah. Perilaku masyarakat yang sering melakukan swamedikasi dengan pengetahuan dan obat obatan yang rendah dapat menyebabkan masalah yang lebih serius dalam mengatasi penyakit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan pola swamedikasi masyarakat yang ada di perkotaan dengan masyarakat yang berada di pedesaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara terhadap responden. Dengan responden berjumlah 120 dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat Kota Medan Marelan tergolong baik yaitu sebesar 82,9% dan upaya swamedikasi masyarakat Kota Medan Marelan tergolong baik yaitu sebesar 59.4%. Sedangkan tingkat pengetahuan masyarakat Desa Pantai Labu tergolong baik yaitu sebesar 66.0% dan upaya swamedikasi masyarakat Desa Pantai Labu tergolong baik yaitu sebesar 74.0%. Penelitian juga menunjukan bahwa bentuk obat yang disukai oleh masyarakat Kota Medan Marelan dan Desa Pantai Labu saat melakukan swamedikasi adalah obat berbentuk tablet. Dan obat yang biasa disimpan di rumah oleh masyarakat Kota Medan Marelan dan Desa Pantai Labu adalah obat demam/flu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan terhadap masyarakat kota tergolong baik 82.9%, dan memiliki upaya swamedikasi tergolong baik 59.4%. Sedangkan tingkat pengetahuan masyarakat Desa Pantai Labu tergolong baik 66.0%, dan upaya swamedikasi juga tergolong baik 74.0%.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JKS

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Education Environmental Science Health Professions Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Other

Description

Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan ...